Warga Mendawai Diliputi Cemas DBD, Dinkes Palangka Raya Turun Langsung Lakukan Penanganan

Warga Mendawai Diliputi Cemas DBD, Dinkes Palangka Raya Turun Langsung Lakukan Penanganan
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, H. Riduan, ke rumah pasien untuk memastikan penanganan DBD.(foto.RRI/Andre)

Spektroom - Kekhawatiran menyelimuti warga Komplek Mendawai, Kelurahan Palangka, Kota Palangka Raya, menyusul munculnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Rasa cemas itu juga dirasakan Tinie Suanto, salah satu warga yang mengaku khawatir terhadap kondisi anak-anak panti asuhan yang berada di lingkungan tersebut.
“Saya sangat khawatir, apalagi di sini ada anak-anak panti asuhan. Daya tahan tubuh mereka berbeda, jadi kami takut kalau DBD ini menyebar,” ujar Tinie pengelola panti Mutiara Hati di kompleks yang sama.

Tinie Suanto saat mendampingi anak panti Mutiara Hati Mendawai (Foto:Polin/Spektroom)

Dalam sepuluh hari terakhir, sedikitnya tujuh warga dilaporkan mengalami gejala DBD dan harus menjalani perawatan medis. Sebagian dirawat di rumah sakit, sementara lainnya mendapatkan penanganan lanjutan.

Merespons kondisi tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, H. Riduan, turun langsung ke lapangan untuk memastikan penanganan berjalan cepat sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Begitu kami menerima laporan dari Puskesmas Bukit Hindu, kami langsung mengecek kondisi di lapangan. Saat ini, tiga warga sudah dipulangkan, sementara empat lainnya masih menjalani perawatan,” ujar Riduan saat ditemui, Jumat (23/1/2026).

Sebagai langkah pencegahan, Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya akan melakukan pemeriksaan etiologi, pembersihan lingkungan, serta penyemprotan dan fogging di wilayah Komplek Mendawai. Upaya ini dilakukan untuk memutus rantai penyebaran nyamuk Aedes aegypti.

Riduan menegaskan, penanganan DBD tidak bisa hanya bergantung pada tenaga kesehatan. Keterlibatan aktif masyarakat sangat diperlukan, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui gerakan 3M Plus.
“Kami mengajak warga untuk bersama-sama mencegah DBD dengan langkah sederhana, mulai dari menguras, menutup tempat penampungan air, hingga mengelola barang bekas,” katanya.

Riduan mengimbau masyarakat yang mengalami gejala demam tinggi, pusing, mual, atau muntah agar segera memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat.
“Semakin cepat ditangani, semakin baik hasilnya,” tegasnya.

Selain itu, warga juga dianjurkan melakukan langkah tambahan seperti menabur bubuk larvasida, menggunakan kelambu, dan menanam tanaman pengusir nyamuk. (Polin – Aga)

Berita terkait

Hari ini Wagub Jihan Seharian Berada di Lampung Tengah & Sekdaprov Lampung Marindo Pimpin Rapat Optimalisasi SDA

Hari ini Wagub Jihan Seharian Berada di Lampung Tengah & Sekdaprov Lampung Marindo Pimpin Rapat Optimalisasi SDA

Bandarlampung - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Besok, Rabu 5 Agustus 2026, pukul 09.00 Wib, dijadwalkan akan membuka Pelatihan Guru se-Lampung Tengah Mengenai Literasi AI, Pemanfaatan Teknologi AI, dan Etika AI yang diselenggarakan oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo). Kegiatan yang juga dihadiri Kadis Pendidikan & Kebudayaan Thomas

Anggoro AP
172,4 Kg Sabu Dimusnahkan, Polda Kalsel Bongkar Jaringan Narkoba Internasional dan Selamatkan 863 Ribu Jiwa

172,4 Kg Sabu Dimusnahkan, Polda Kalsel Bongkar Jaringan Narkoba Internasional dan Selamatkan 863 Ribu Jiwa

Banjarbaru-Kalsel-Spektroom : Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan 26 kasus selama periode 24 Mei hingga 21 Juli 2026. Sebanyak 172,4 kilogram sabu dan 556 butir ekstasi dimusnahkan dalam konferensi pers di Mapolda Kalsel, Banjarbaru, Selasa (4/8/2026). Pemusnahan tersebut dipimpin Kapolda Kalsel Irjen

Junaidi, Buang Supeno
413 Pramuka Maluku Utara Berangkat ke Jamnas XII, Pulau Taliabu Mundur Dua Hari Jelang Keberangkatan

413 Pramuka Maluku Utara Berangkat ke Jamnas XII, Pulau Taliabu Mundur Dua Hari Jelang Keberangkatan

Ternate-Spektroom : Sebanyak 413 anggota Pramuka Penggalang asal Maluku Utara resmi diberangkatkan untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Namun, di tengah persiapan akhir, Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Pulau Taliabu memutuskan mundur hanya dua hari sebelum keberangkatan. Kontingen dilepas Wakil

Nanang Adrany, Buang Supeno
ссс