BMKG Keluarkan Peringatan Dini Wilayah Maluku Utara

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Wilayah Maluku Utara
Ilustrasi angin kencang (Sumber:BMKG)

Ternate - Spektroom : BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait potensi peningkatan curah hujan di wilayah Provinsi Maluku Utara. Peringatan dini yang dirilis Kamis (20/8/2026) berlaku untuk seminggu kedepan periode 20 - 26 Agustus 2026.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate, Desindra Deddy Kurniawan melalui Forecaster On Duty Justia P. D. Galensong dalam releasenya mengatakan, kondisi Dinamika atmosfer pada periode ini tidak berpengaruh signifikan di wilayah Maluku Utara, namun adanya pola belokan angin dan pengaruh lokal, perlambatan dan pertemuan angin, serta anomali suhu muka laut yang aktif dalam penambahan massa uap air disekitar laut Maluku yang berpotensi mendukung pembentukan awan di sekitar wilayah Maluku Utara. Sistem siklonik di utara khatulistiwa, memberikan dampak tidak langsung terhadap pengingkatan kecepatan angin dan kondisi perairan di wilayah Maluku Utara.

BMKG juga mengingatkan waspada terjadinya dampak turunan dari fenomena hidrometeorologi tersebut seperti Angin Kencang, serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan selama periode ini. Prakiraan cuaca di Maluku Utara secara rinci adalah sebagai berikut: 20 - 21 Agustus 2026 Secara umum Cerah Berawan disertai angin kencang diprakirakan terjadi di Sebagian besar wilayah, Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, Pulau Taliabu dan sekitarnya.

22 - 23 Agustus 2026 Secara umum kondisi cuaca Cerah Berawan dan angin kencang diprakirakan terjadi di Sebagian besar wilayah Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, Pulau Taliabu dan sekitarnya.

24 - 26 Agustus 2026 Secara umum kondisi cuaca Cerah Berawan dan angin kencang diprakirakan terjadi di Sebagian besar wilayah Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, Pulau Taliabu dan sekitarnya.

Pemerintah dan masyarakat dihimbau untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan fasilitas umum guna mengantisipasi dampak angin kencang serta dampak kekeringan akibat berkurangnya curah hujan, seperti melakukan pemeriksaan terhadap kondisi pohon-pohon besar, papan reklame, atap bangunan, serta memastikan ketersediaan dan pengelolaan sumber daya air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode curah hujan rendah.

“Masyarakat diharapkan mengenali potensi bencana di lingkungan masing-masing dan mulai melakukan upaya pengurangan risiko, seperti tidak membuang sampah sembarangan, bergotong royong menjaga kebersihan lingkungan, serta menata kawasan sekitar tempat tinggal,” kata Dzikri.

Kepada nakhoda maupun motoris serta masyarakat pengguna jasa transportasi laut diminta untuk tingkatkan kewaspadaan dalam berlayar, jika kondisi angin kencang dan kondisi Laut gelombang tinggi jangan memaksakan kehendak untuk berlayar dan menangguhkan keberangkatan demi keselamatan.

Pemangku kepentingan dan seluruh komponen masyarakat dapat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi terjadinya bencana hidrometrologi di wilayah Maluku Utara dan selalu mengikuti informasi resmi dari Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate melalui Instagram @bmkg_malut, Facebook Stamet Sultan Babullah Ternate, Whatsapp +62812-4112-8229, Email : stamet.tternate@bmkg.go.id, website : https://cuaca.bmkg.go.id, Aplikasi Playstore/Appstore : Info BMKG dan Call Centre 196.

Berita terkait