Cuaca Masih Ekstrim, Masyarakat Maluku Utara Diminta Selalu Tingkatkan Kewaspadaan
Spektroom - Kondisi cuaca di wilayah Maluku Utara masih ekstrim, karena itu masyarakat diminta untuk selalu tingkatkan kewaspadaan, karena hujan dengan intensitas sedang hingga lebar juga disertai angin kencang masih dapat terjadi.
Dari analisis global pada bulan Januari kemarin wilayah Indonesia terpantau adanya fenomena Lanina lemah yang di perkirakan masih bertahan hingga Maret 2026. Selain itu aktifnya Monsun Asia yang membawa massa udara dingin yang melintasi wilayah Indonesia umumnya termasuk wilayah Maluku Utara.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate melalui Koordinator Data dan Informasi Fahmi Bachdar kepada Spektroom Jumat (20/2/2026) mengatakan, Untuk analisis skala regional terpantau anomaly suhu muka laut masih hangat dari normalnya selain itu juga diikuti dengan adanya fenomena MJO. Gelombang Ekuator Rossby dan Kelvin sehingga pada bulan Januari wilayah Indonesia termasuk Maluku Utara mengalami banyak menerima Curah Hujan dan Cuaca ekstrim.
"Untuk rata rata tinggi gelombang pada bulan Januari dari data Klimat nya berkisar 0.5 hingga 1.5 meter. namun sering terjadi ketinggiannya melebihi dari rata rata normalnya disebabkan adanya cuaca ekstrem yang sering terjadi di bulan Januari yang bepeluang hingga 2.0 hingga 3.0 meter. Hal ini menyebabkan para nelayan sering terbatas aktivitasnya yang berdampak pada terbatasnya pasokan ikan," ujar Fahmi.
Ia menuturkan, dampak dari lanina sudah lemah, namun diprediksi masih akan bertahan hingga Maret dan nantinya akan menuju netral mulai pada April dan itu secara global.
Sementara untuk Kondisi saat ini masih terpantau adanya sirkulasi di sekitar perairan Timur Philipina yang berdampak hingga ke wilayah Maluku Utara. Sirkulasi di perairan Timur Philipina juga di ikuti gelombang atmosfer Rossby yang bergerak dari Timur dan Kelvin yang bergerak dari Barat perpaduan kondisi tersebut wilayah Maluku Utara di perkirakan masih mengalami tambahan curah hujan dan potensi angin kencang dalam hal ini cuaca buruk.
Dengan kondisi yang terjadi saat ini masyarakat di Maluku Utara, diminta untuk waspadai peluang hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bisa di sertai angin kencang dan berdampak pada banjir, tanah longsor, pohon tumbang dan gelombang tinggi.