Trending

Windi Marlini Pimpin DWP NTB, Tekankan Peran Istri ASN sebagai Penopang Integritas

Windi Marlini Pimpin DWP NTB, Tekankan Peran Istri ASN sebagai Penopang Integritas
Serah terima jabaatan Pengurus DWP NTB (foto Diskominpotik NTB)

Mataram-Spektroom : Ketua DWP NTB Windi Marlini menegaskan peran strategis anggota DWP sebagai pendamping Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya dalam menjaga integritas dan profesionalisme suami dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

“Sebagai istri ASN, kita memiliki tanggung jawab moral untuk menciptakan suasana rumah tangga yang harmonis. Dukungan dari rumah menjadi energi bagi suami agar tetap bekerja secara profesional dan berintegritas,” ujarnya saat Serah terima jabatan (sertijab) berlangsung di Mataram Senin (20/4/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya atas dedikasi dan program kerja yang telah dijalankan. Menurutnya, keberlanjutan program menjadi fondasi penting dalam memperkuat organisasi ke depan.

Pada masa kepemimpinannya, Windi mengajak seluruh anggota DWP NTB untuk aktif dalam program pemberdayaan, terutama di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya. Ia berharap DWP menjadi ruang belajar sekaligus wadah sinergi yang memberi manfaat tidak hanya bagi keluarga ASN, tetapi juga masyarakat luas.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Ketua DWP NTB periode sebelumnya, Ny. Dewi Sentanawati Faozal, secara resmi menyerahkan kepemimpinan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus atas kerja sama selama masa transisi, sekaligus memohon maaf atas segala kekurangan selama menjabat.

“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pengurus. Mohon maaf apabila selama kebersamaan terdapat hal yang kurang berkenan,” ucapnya.

Dewi berharap kepengurusan baru di bawah Windi Marlini mampu membawa DWP NTB menjadi organisasi yang lebih solid, inovatif, dan berdampak bagi pembangunan daerah.

Sekretaris Daerah NTB, Abul Chair, sebagai penasihat DWP NTB, mengibaratkan pergantian kepemimpinan sebagai estafet yang harus dilanjutkan dengan penuh kehati-hatian dan semangat kolaborasi.

Ia menekankan pentingnya kerja organisasi yang terarah dan memiliki indikator keberhasilan yang jelas. “Jangan bekerja sekadar rutinitas. Setiap program harus memiliki tujuan dan manfaat yang terukur,” tegasnya.

Abul Chair juga mengilustrasikan peran ibu dalam keluarga sebagai “dashboard kehidupan” yang memiliki fungsi penting dalam mengatur dan mengingatkan berbagai aspek rumah tangga.

Selain itu, ia mengingatkan pengurus untuk menghindari fenomena “penyakit tau-tau”, yakni kondisi ketika regenerasi tidak berjalan optimal akibat kurangnya transfer pengetahuan.

Berita terkait

Pasar Dufa-Dufa Ternate Raih Juara I Lomba PPABK Regional Timur, Bukti Nyata Budaya Pangan Aman di Mulut

Pasar Dufa-Dufa Ternate Raih Juara I Lomba PPABK Regional Timur, Bukti Nyata Budaya Pangan Aman di Mulut

Jakarta–Spektroom : Komitmen membangun budaya keamanan pangan di pasar tradisional kembali mengantarkan Maluku Utara meraih prestasi di tingkat regional. Pasar Dufa-Dufa, Kota Ternate, berhasil meraih Juara I Regional Timur dalam Lomba Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK) Tahun 2026, Pasar yang diintervensi oleh Balai POM Maluku Utara di Sofifi

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Festival Sarung Meriahkan Hari Santri 2026, Kemenag Ternate Padukan Tradisi dan Kepedulian

Festival Sarung Meriahkan Hari Santri 2026, Kemenag Ternate Padukan Tradisi dan Kepedulian

Ternate-Spektroom : Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026, Kantor Kementerian Agama Kota Ternate menggelar Festival Sarung, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini diikuti oleh keluarga besar Kemenag Kota Ternate dengan mengenakan pakaian sesuai ketentuan, yakni pria menggunakan sarung, baju koko putih, dan kopiah hitam, sedangkan wanita

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru