Wisuda Perdana,Polimerz Kukuhkan 9 Lulusan Ahli Teknologi Bank Darah

Wisuda Perdana,Polimerz Kukuhkan 9 Lulusan Ahli Teknologi Bank Darah
Wisudawan Ahli Teknologi Bank Darah. (Foto Humas Unimerz Makassar)

Spektroom - Politeknik Kesehatan Megarezky (Polimerz) mengukuhkan lulusan angkatan pertama. Tercatat 9 lulusan Diploma III Teknologi Bank Darah dikukuhkan dalam prosesi wisuda, Selasa (3/2/2026) di Makassar

"Wisuda ini bukan sekedar seremoni kelulusan. Wisuda ini penanda sejarah saksi sebuah ikhtiar membangun institusi pendidikan dalam fase baru," ujar Direktur Polimerz Dr. Hairuddin

Dr. Hairuddin menyebut wisuda kali ini menjadi perdana sejak terbentuk 31 Januari 2022 silam. Perjalanan Polimerz disebutnya telah berkembang jauh selama beberapa tahun belakangan.

"Selama 4 tahun ini kami yakin maju kedepan dengan prestasi akademik dan perolehan jumlah mahasiswa," katanya.

Selama ini, Polimerz mengelola 5 program studi vokasi berbasis kebutuhan lapangan, yaitu prodi D-IV Promosi Kesehatan, D-IV Keselamatan dan Kesehatan Kerja, D-IV Manajemen Informasi Kesehatan. Lalu D-III Teknologi Bank Darah dan D-IV Keperawatan Anestesiologi .

"Tahun 2025 terjadi peningkatan jumlah mahasiswa baru 274 orang. Ini mencerminkan peningkatan dibanding tahun sebelumnya dan jadi jumlah tertinggi dalam 3 tahun terakhir," ujar Dr. Hairuddin.

Sementara itu Ketua YPI Mega Rezky Moch Noer Alim Qalby menjelaskan, prosesi kali ini sakral sebab wisuda angkatan pertama.

"Saya melihat langsung perkembangan Polimerz. Saya cukup apresiasi tata kelola sivitas akademika Polimerz," kata Moch Noer Alim Qalby.

Setiap tahun, Noer Alim Qalby melihat selalu ada peningkatan signifikan dari Polimerz. Terbukti dari jumlah mahasiswa yang tiap tahun meningkat hingga terbaru menjadi 274 di tahun 2025.

Berita terkait

BREAKING NEWS Kapolda Kalbar: Anak Terduga Pelaku Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Sudah Beraktivitas Normal

BREAKING NEWS Kapolda Kalbar: Anak Terduga Pelaku Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Sudah Beraktivitas Normal

Spektroom - Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Pipit Rismanto memastikan anak yang diduga terlibat dalam pelemparan bom molotov di lingkungan SMP Negeri 3 Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, berada dalam kondisi baik dan telah kembali menjalani aktivitas normal. Pipit mengatakan, kepolisian telah melakukan pendalaman terkait latar belakang peristiwa tersebut. Dari

Apolonius welly, Rafles