Wujud Kampus Unggulan di Timur Indonesia, Empat Prodi FKIP Unimerz Makassar Berhasil Meraih Akreditasi Unggul

Reporter: M. Yahya Patta

Wujud Kampus Unggulan di Timur Indonesia, Empat Prodi FKIP Unimerz Makassar Berhasil Meraih Akreditasi Unggul
Dekan FKIP Unimerz Makassar Dr. Abdul Malik Iskandar, S.Ag., M.Si.

Spektroom - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan FKIP Universitas Megarezky Unimerz Makassar kembali mencatat prestasi membanggakan. Empat program studi di lingkungan FKIP meraih akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi LAMDIK. Empat program studi tersebut yakni Pendidikan Jasmani, Pendidikan Guru Sekolah Dasar PGSD, Pendidikan Sosiologi, dan Pendidikan Bahasa Inggris. Pencapaian ini menjadi bukti komitmen FKIP Unimerz Makassar dalam memberikan layanan pendidikan tinggi berkualitas dan berdaya saing nasional.

Dekan FKIP Unimerz, Dr. Abd. Malik Iskandar, S.Ag., M.Si, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika, dengan dukungan penuh dari Yayasan Pendidikan Megarezky dan pimpinan universitas yang senantiasa mendorong peningkatan mutu akademik di semua lini.

“Predikat Akreditasi Unggul ini merupakan hasil dari sinergi yang solid antara dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan dukungan Yayasan Pendidikan Megarezky. Ini membuktikan bahwa FKIP Unimerz mampu menjaga kualitas dan terus berinovasi menghadapi tantangan pendidikan masa kini,” ujar Dr. Malik.

Ia menambahkan bahwa FKIP Unimerz akan terus berupaya mengembangkan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman, memperkuat kolaborasi riset, serta meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi dan nilai karakter. Capaian ini menegaskan posisi Universitas Megarezky sebagai salah satu perguruan tinggi swasta unggulan di Kawasan Timur Indonesia. Dengan status Akreditasi Unggul, lulusan dari keempat program studi tersebut diharapkan mampu menjadi tenaga pendidik yang profesional, berkarakter, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa. “Kami mengundang generasi muda untuk bergabung bersama FKIP Universitas Megarezky. Bersama kami, wujudkan cita-cita menjadi pendidik unggul di kampus yang terus berkomitmen menghadirkan pendidikan terbaik,” tutup Dr. Abd. Malik Iskandar.

Tentang Universitas Megarezky (Unimerz) Universitas Megarezky Makassar berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Megarezky, sebuah lembaga yang berkomitmen kuat dalam pengembangan pendidikan berkualitas di bidang kesehatan, sains, dan keguruan. Dengan semangat Empowering the Future, Unimerz terus mencetak generasi yang unggul, adaptif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

Berita terkait

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

Maluku Tengah-Spektroom: Sebanyak 175 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi memasuki babak baru pengabdian setelah dilantik menjadi Bintara berpangkat Sersan Dua (Serda). Mereka dituntut bukan hanya piawai menggunakan senjata, tetapi juga memiliki mental petarung dan kemampuan memimpin di tengah dinamika medan tugas. Para prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara

Eva Moenandar, Buang Supeno
Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Sawahlunto—Spektroom :Satu karung pupuk bersubsidi mungkin terlihat sederhana. Namun di baliknya terdapat uang negara, data penerima, mekanisme distribusi, dan kepentingan petani yang bergantung pada ketepatan waktu pemupukan. Karena itu, bagi Heni Purwaningsih, pengawasan pupuk bukan pekerjaan administratif belaka. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto sekaligus

Riswan Idris, Buang Supeno
121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

Singkawang - Spektroom : Sebanyak 121 prajurit resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Namun, kenaikan pangkat itu bukan sekadar tanda berakhirnya delapan pekan pendidikan. Mereka kini menghadapi ujian yang sesungguhnya: membuktikan kemampuan sebagai Bintara di tengah dinamika tugas di lapangan. Sebanyak 121 prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс