Yayasan Kasih Iman Samuel Papua Nyatakan Maaf dan Bertanggung Jawab Atas Dugaan Keracunan MBG di Depapre

Yayasan  Kasih Iman Samuel Papua Nyatakan Maaf dan Bertanggung Jawab Atas Dugaan Keracunan MBG di Depapre
Sebagian warga Depapre kabupaten Jayapura yang terdampak dugaan keracunan makanan MBG.

Jayapura-Spektroom : Yayasan Kasih Iman Samuel Papua selaku mitra penyelenggara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, menyampaikan permintaan maaf atas dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan siswa usai menyantap makanan yang dibagikan pada Selasa, 4 Agustus 2026. Kuasa Hukum Yayasan Kasih Iman Samuel Papua, Yansen Marudut, mengatakan bahwa hingga kini mereka belum dapat menyimpulkan penyebab kejadian karena masih menunggu hasil uji laboratorium dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas.

Kami meminta maaf atas musibah ini. Kami belum bisa menyimpulkan penyebabnya karena masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan," kata Yansen ketika dikonfirmasi, Rabu (5/8/2026) siang. Selain itu, pihak yayasan memastikan akan menanggung seluruh biaya pengobatan bagi para siswa yang diduga mengalami keracunan.

"Kami bertanggung jawab terhadap seluruh biaya pengobatan korban dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada Kepolisian. Apa pun hasil investigasi dari Kepolisian, BGN maupun hasil laboratorium akan kami terima,” ujarnya.

Yansen menjelaskan, pada hari kejadian, dapur MBG di Distrik Depapre mendistribusikan sekitar 2.200 porsi makanan ke sejumlah sekolah, posyandu, dan lokasi penerima manfaat lainnya.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada kepastian apakah makanan yang disajikan menjadi penyebab keracunan karena sebagian besar penerima manfaat tidak mengalami gejala,

Sementara jumlah pasien yang dirawat masih terus bertambah. “Yang kami layani sekitar 2.200 orang dan jumlah yang terinfeksi ataupun yang keracunan sekitar 10 persen, artinya tidak semua keracunan, sehingga kita masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium,” tuturnya.

Pihak yayasan juga menyebut bahwa pasca keracunan massal yang terjadi, sejumlah karyawan dapur masih dimintai keterangan oleh penyidik Polres Jayapura untuk mendalami penyebab insiden tersebut.

"Kami belum bisa memastikan apakah ini murni karena makanan atau ada dugaan sabotase, atau faktor lain saat proses distribusi. Semua masih dalam penyelidikan,” ungkap Yansen.

Terkait informasi yang menyebut makanan yang dibagikan dalam kondisi basi, masih sebatas dugaan dan belum dapat dipastikan sebelum hasil laboratorium keluar,” Tandasnya.

Pasca insiden keracunan massal ini, operasional dapur MBG dihentikan sementara guna mendukung proses penyelidikan serta menunggu keputusan resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN) mengenai kelanjutan operasional program.

"Kami untuk sementara belum melayani sampai penyebab kejadian ini benar-benar jelas. Apa pun keputusan dari BGN nantinya akan kami ikuti," tambahnya.

Berita terkait

Tiga Ribu 170 Warga Binaan NTB Terima Remisi, Gubernur Tegaskan Tak Ada Kata Terlambat Untuk Berubah

Tiga Ribu 170 Warga Binaan NTB Terima Remisi, Gubernur Tegaskan Tak Ada Kata Terlambat Untuk Berubah

Lombok Barat-Spektroom : Momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia selalu membawa kebahagiaan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pembinaan di seluruh Lapas dan Rutan di NTB. Tahun ini, sebanyak 3.170 narapidana dan anak binaan di Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapatkan kado istimewa berupa remisi umum dan

Marsam Putrangga, Julianto
Kemenag Sawahlunto Peringati HUT ke-81 RI, Tekankan Pengabdian, Kerukunan, dan Etika di Era AI

Kemenag Sawahlunto Peringati HUT ke-81 RI, Tekankan Pengabdian, Kerukunan, dan Etika di Era AI

Sawahlunto-Spektroom : Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sawahlunto, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.M., memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman MTsN 2 Sawahlunto, Senin (17/8/2026). Upacara diikuti jajaran Kemenag Kota Sawahlunto serta seluruh satuan kerja (satker) di lingkungan Kemenag. Peringatan

Riswan Idris, Bian Pamungkas
Makna  HUT ke-81 Kemerdekaan RI Mengalir Bersama Bantuan Rp250 Juta untuk Flores

Makna HUT ke-81 Kemerdekaan RI Mengalir Bersama Bantuan Rp250 Juta untuk Flores

Jakarta - Spektroom : Di tengah semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebuah pesan kemanusiaan datang dari Jakarta untuk masyarakat Flores, Nusa Tenggara Timur. Bukan sekadar perayaan kemerdekaan dengan upacara dan pengibaran Sang Saka Merah Putih, momentum 17 Agustus 2026 diwarnai kepedulian terhadap saudara sebangsa yang menghadapi masa

Irvan Idris Saleh, Bian Pamungkas