Yayasan Loola Targetkan Pembangunan 300 titik Intstalasi IPAL di Tanjungpinang

Yayasan Loola Targetkan Pembangunan 300 titik Intstalasi IPAL di Tanjungpinang
Jaya Putra, Hunas Yayasan Loola. (Foto: Dok. Pribadi)

Tanjungpinang–Spektroom : Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang menyambut baik, sekaligus mengapresiasi rencana program Water Access, Sanitation and Hygiene (WASH) yang dilaksanakan Loola Eco Adventure Resort di Kota Tanjungpinang.

Resor Ekowisata di Bintan yang fokus pada kegiatan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat ini melalui Yayasan Loola Komunitas yang dibentuknya akan membangun 100 unit Instalasi Pengolaahan Air Limbah (IPAL) khusus untuk masyarakat pesisir di wilayah Senggarang dan Kampung Bugis pada September 2026.

Koordinator Kehumasan Yayasan Loola Komunitas, Jaya Putra mengatakan, pihaknya akan menargetkan program WASH di Tanjungpinang terbangun sebanyak 300 unit sampai akhir tahun 2026.

Menurut Jaya, kegiatan sosial yang berdampak pada kesehatan dan lingkungan tersebut telah menjadi konsentrasi perusahaan sejak lama. Didasari pada kepedulian perusahaan, melalui yayasan, untuk membantu pemerintah dalam membangun sanitasi dan lingkungan yang sehat.

“Loola memiliki program kerja untuk mengentaskan kesulitan warga dalam hal sanitasi sehat dan kelestarian lingkungan. Kita juga telah memiliki modul dan program yang disisipkan dalam kegiatan tamu kami untuk komunitas. Ini sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan,” kata Jaya, Rabu (16/9/2026).

Pembiayaan kegiatan program WASH atau Akses Air, Sanitasi, dan Higiene melalui pembangunan IPAL itu, jelas Jaya, berasal dari CSR perusahaan dan sejumlah yayasan di Singapura yang menaruh perhatian dan kepedulian terhadap lingkungan.

Bahkan Yayasan Loola juga memberikan kesempatan kepada pemilik rumah, atau pihak yang ditunjuk penerima manfaat untuk menjadi tukang atau kepala tukangnya. Dan yayasan juga membayar upah tukang, dan kepala tukang pelaksana pekerjaan.

“Selain menerima manfaat, warga juga menerima upah tukang pekerjaan. Tidak hanya membangun sanitasinya, perusahaan dan yayasan ingin memberdayakan masyarakat setempat. Program ini sudah berjalan sejak tahun 2024. Di tahun ini kita menargetkan pelaksanaan program di 300 titik,” terang Jaya.

Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah menerima pengurus Yayasan Loola. (Foto: Diskominfo)

Wali Kota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah, S.H. memberi dukungan penuh dengan memfasilitasi penyediaan serta pengumpulan data masyarakat penerima manfaat di wilayah pesisir yang menjadi target. Program tersebut, ucap wali kota, sejalan dengan master plan pembangunan sanitasi masyarakat Tanjungpinang. Sebagai bentuk dukungan nyata lebih lanjut, pemerintah kota akan mengalokasi anggaran untuk pengembangan program di tahun 2027.

“Kita juga mengharapkan apa yang dilaksanakan oleh Yayasan Loola ini dapat dilaksanakan oleh perusahaan-perusahaan lainnya. Upaya pembangunan kesehatan masyarakat dan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama, sebagai bentuk kepedulian korporasi terhadap lingkungan. Atas nama pemerintah dan masyarakat Tanjungpinang, kita menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada yayasan,” ungkap Lis.

Berita terkait

RS Bhayangkara Brimob Depok Luncurkan Akta Kelahiran Digital Yang Pertama di Kota Depok

RS Bhayangkara Brimob Depok Luncurkan Akta Kelahiran Digital Yang Pertama di Kota Depok

Depok-Spektroom : Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Brimob menjadi rumah sakit pertama di Kota Depok yang mengimplementasikan integrasi data untuk penerbitan Akta Kelahiran Digital melalui Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). Ilmplementasi tersebut diperkenalkan dalam kegiatan Studi Piloting Akta Kelahiran Digital di RS Bhayangkara Brimob, Kota Depok, Rabu (16/09/2026). Integrasi

Asmari, Rafles
Dari Konflik Dunia ke Kehidupan Sehari-hari, Mengapa Mahasiswa Perlu Paham Geopolitik?

Dari Konflik Dunia ke Kehidupan Sehari-hari, Mengapa Mahasiswa Perlu Paham Geopolitik?

Palangka Raya-Spektroom : Ketika konflik terjadi jauh di belahan dunia lain, dampaknya mungkin terasa seperti sesuatu yang tidak berhubungan dengan kehidupan mahasiswa. Namun perubahan harga energi, pangan, perkembangan teknologi, investasi hingga peluang ekonomi dapat ikut bergerak mengikuti dinamika hubungan antarnegara. Pertanyaan tentang seberapa dekat geopolitik dengan kehidupan sehari-hari itulah yang menjadi

Polin, Rafles
Chinook dari Jepang Akhirnya Terbang di Langit Kalbar, Menjinakkan Api Karhutla

Chinook dari Jepang Akhirnya Terbang di Langit Kalbar, Menjinakkan Api Karhutla

Mempawah-Spektroom : Selama berhari-hari, helikopter raksasa berwarna hijau zaitun itu hanya menjadi pusat perhatian dari kejauhan di Pelabuhan Internasional Kijing, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Di tengah kabut asap yang menyelimuti langit Kalbar, armada bantuan Jepang helikopter jenis Chinook CH-47 belum juga bisa menjalankan misi yang dinantikan banyak pihak. Rabu pagi (16/

Apolonius Welly, Rafles