1.054 PPPK Paruh Waktu Mulai Bertugas,Bupati Suhardiman Amby: Jadi Motor Penggerak Desa

1.054 PPPK Paruh Waktu Mulai Bertugas,Bupati Suhardiman Amby: Jadi Motor Penggerak Desa
Bupati H.Suhardiman Amby beri pembekalan kepada 1.054 PPPK yang akan bertugas dilingkungan Pemkab Kuasing. (Foto: Diskominfos Kuansing)

Teluk Kuantan-Spektroom : Sebanyak 1.054 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu resmi memulai tugas di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) usai menerima pembekalan langsung dari Bupati Suhardiman Amby, Jumat (24/4/2026) pagi di Gedung Abdoer Rauf.

Momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan penegasan bahwa PPPK Paruh Waktu akan menjadi garda terdepan dalam menggerakkan pembangunan hingga ke level desa.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan peran strategis para PPPK sebagai ujung tombak pemerintah daerah. Mereka dituntut tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi mampu menghadirkan dampak nyata di tengah masyarakat.

“PPPK Paruh Waktu harus jadi motor penggerak di desa. Bukan sekadar bekerja, tapi memberi hasil,” tegasnya.

Secara spesifik, para PPPK akan mengemban sejumlah tugas krusial, di antaranya menjadi juru pungut pajak desa untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), mempercepat pengembangan Koperasi Merah Putih, hingga mengawal program makan bergizi gratis dan pengawasan keamanan pangan masyarakat.

Tak hanya itu, mereka juga diberi peran dalam mendorong percepatan izin pertambangan rakyat, memantau program Jamilah (Jemput Antar Ibu Melahirkan), mendukung layanan Home Care, serta berkontribusi dalam percepatan penurunan angka stunting.

“Semua tugas ini bermuara pada satu tujuan besar, yakni melahirkan generasi Kuansing yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujar Bupati.

Di hadapan ribuan PPPK, Bupati juga menekankan pentingnya loyalitas dan integritas dalam menjalankan amanah. Ia mengingatkan agar para pegawai tetap berada di jalur kebijakan pemerintah dan menjaga kepercayaan masyarakat.

“Kalian adalah wajah pemerintah di tengah masyarakat. Jaga loyalitas dan jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” pesannya tegas.

Sementara itu, Kepala BKPP Kuansing, Muradi, menyebutkan pembekalan ini menjadi fondasi awal agar PPPK memahami secara utuh tugas dan tanggung jawab di lapangan.

“Kami ingin mereka tidak hanya siap secara administratif, tapi juga kuat dalam pemahaman tugas di lapangan,” jelasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Asisten II Azhar, Kabag Umum Deswan Antoni, serta Sekretaris Kominfo Hevi H Antoni bersama jajaran BKPP.

Dengan mulai bertugasnya 1.054 PPPK Paruh Waktu ini, Pemkab Kuansing menaruh harapan besar pada percepatan pembangunan berbasis desa yang lebih progresif, terarah, dan berdampak langsung bagi masyarakat. (SN/HH)

Berita terkait

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Padang-Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memperkuat upaya perlindungan anak melalui pengembangan mekanisme rujukan terpadu bagi Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus (AMPK), termasuk anak yang terdampak atau terpapar jaringan kekerasan ekstremisme. Penguatan tersebut dibahas Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah bersama Deputi Deradikalisasi BNPT sekaligus Direktur Idensos Densus 88 AT, Irjen

Rafles
ссс