1.099 Pramuka se-Jateng Ikuti TEGAK dan GELEGAR 2026 di UIN Saizu
Purwokerto-Spektroom : Sebanyak 1.099 anggota Pramuka golongan Penegak dan Penggalang dari berbagai daerah di Jawa Tengah mengikuti Temu Penegak (TEGAK) dan Gelanggang Galang Raya (GELEGAR) 2026 di kampus UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan yang digelar Pramuka Racana Sunan Kalijaga–Cut Nyak Dien UIN Saizu tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengasah keterampilan, mengembangkan kreativitas, sekaligus memperluas persaudaraan melalui berbagai kompetisi kepramukaan.
Dari total peserta, sebanyak 692 anggota Pramuka Penegak berasal dari 48 pangkalan SMA, SMK, dan MA di Banyumas, Purbalingga, Cilacap, dan Tegal. Sementara 407 anggota Pramuka Penggalang berasal dari 26 pangkalan SMP dan MTs di Banyumas, Purbalingga, Cilacap, Kebumen, Brebes, dan Tegal.
Mengusung tema MELESAT (Melangkah Bersama, Lestarikan Semangat, Aktualisasikan Bakat), kegiatan ini secara resmi dibuka Rektor UIN Saizu, Prof. Ridwan.
Dalam sambutannya, Ridwan menekankan pentingnya pendidikan karakter melalui kegiatan kepramukaan. Menurutnya, Pramuka bukan sekadar organisasi untuk berkegiatan, tetapi juga menjadi tempat generasi muda belajar tentang kepemimpinan, tanggung jawab, dan nilai-nilai kemanusiaan.
“Pramuka bukan sekadar organisasi, tetapi Pramuka adalah sekolah kehidupan. Tempat di mana karakter dibentuk, kepemimpinan dilatih, dan nilai kemanusiaan ditanamkan,” ujarnya.
Ia mengingatkan, di tengah perkembangan teknologi dan perubahan zaman yang semakin cepat, generasi muda tidak cukup hanya mengandalkan prestasi akademik maupun keterampilan. Karakter, nasionalisme, dan kemampuan bekerja sama juga menjadi bekal penting menghadapi tantangan masa depan.
Ridwan berharap peserta mampu memadukan prestasi dengan karakter serta mengembangkan kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Jadilah generasi yang berkarakter, bukan sekadar berprestasi. Berkarakter dan berprestasi adalah perpaduan dari generasi ideal, generasi Indonesia yang hebat menuju Indonesia Emas,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Reka Kerja, Raida Sulistiya, menjelaskan TEGAK dan GELEGAR 2026 dirancang untuk meningkatkan kemampuan teknis kepramukaan sekaligus membangun kemandirian, kedisiplinan, komunikasi, kreativitas, dan kerja sama antarpeserta.
Berbagai kompetisi digelar sesuai golongan peserta. Pramuka Penegak mengikuti lomba pioneering, maket tapak perkemahan, pertolongan pertama, ceramah budaya, dan poster digital. Adapun golongan Penggalang berkompetisi dalam pioneering tiang bendera, pertolongan pertama, storytelling, Scout Color Splash, serta variasi lomba keterampilan baris-berbaris bertongkat.
Panitia juga menghadirkan tantangan pembuatan video vlog bertema “One Day, One Story on Spirit TEGAK GELEGAR Tahun 2026”.
Melalui kegiatan ini, UIN Saizu berharap kepramukaan dapat menjadi ruang pembelajaran yang mendorong generasi muda mengembangkan potensi diri, memperkuat persaudaraan, serta membangun karakter dan kepemimpinan yang bermanfaat bagi masyarakat.