10.000 Siswa dari 12 Sekolah Menengah Menjadi Target Program Masuk Sekolah tahun 2026 Kesbangpol Kepri

Program Kemas 2026 Kesbangpol Kepri bertujuan menanamkan kewaspadaan terhadap bahaya laten radikalisme dan membangunan generasi masa depan

10.000 Siswa dari 12 Sekolah Menengah Menjadi Target Program Masuk Sekolah tahun 2026 Kesbangpol Kepri
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menekan tombol dimulainya Kemas (Foto : Diskominfo Kepri)

Spektroom – Program Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kepulauan Riau (Kepri) Masuk Sekolah (Kemas) tahun 2026 di luncurkan di SMA 2 Tanjungpinang, Selasa (27/1/2026).

Program Kemas ini ditandai dengan penanda-tanganan kerjasama oleh Kepala Kesbangpol Kepri Mohammad Ihsan, para Kepala Sekolah, Kepala Dinas Pendidikan Kepri dan Kementrian Agama Kepri yang disaksikan oleh Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahamad.

Ketika meluncurkan program tersebut Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengemukakan, menanamkan wawasan kebangsaan sangat pending kepada siswa sebagai generasi muda. Karena nilai kebangsaan menjadi fondasi utama bagi anak bangsa ditengah derasnya moderisasi global.

“Kita jangan melupakan untuk menanamkan wawasan kebangsaan kepada generasi muda. Disaat kita sibuk memberikan penengetahuan di bidang digitalisasi,” Kata Gubernur Ansar Ahmad.

Ansar menambahkan semangat moderisari di sekolah beragama dan toleransi terhadap keberagaman suku bangsa perlu diberikan selain pendidikan wajib di sekolah. Sikap inklusif akan dapat membentuk kekompakan untuk membangun masa depan generasi daerah lebih cerdas.

“Semangat membangun kekompak di tanamkan sejak remaja sehingga mereka memiliki bekal di kemudian hari dalam meraih kesuksesan,” tegas Gubernur.

Penandatanganan MoU Kepala Kesbangpol Kepri M.Ihsan disaksikan Gubernur Kepri.

Kepala Kesbangpol Kepri M. Ihsan menjeskan program Kemas bertujuan menanamkan nilai nilai luhur Pancasila dan mananamkan kewaspadaan terhadap bahaya laten radikalisme.

“Target kita sebanyak 10.000 siswa dari 12 sekolah Menengah di Kepulauan Riau,” jelas M.Ihsan.

Pada Kesempatan yang sama Kepala SMA Negeri 2 Tanjungpinang Mochamad Tohir Karjono mengungkapkan apreasiasinya program Kemas perdana dilakukan di SMA 2 Negeri Tanjungpinang.

“Kita akan siapkan sebanyak 1.647 siswa untuk menyukseskan program Kemas, karena program ini, melibatkan narasumber dari berbagai unsur guna memersiapkan siswa menghadapi kehidupan masa depan,” ungkapnya.

Berita terkait

Pembangunan Sabo Dam  Untuk Kendalikan  Banjir Bandang di Tapanuli Selatan Dipercepat

Pembangunan Sabo Dam Untuk Kendalikan Banjir Bandang di Tapanuli Selatan Dipercepat

Spektroom  – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan sabo dam di wilayah hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara sebagai langkah strategis pengendalian banjir bandang. Konstruksi ditargetkan selesai pada Mei 2026 melalui skema design and build agar pelaksanaan lebih efisien dan cepat. Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo

Nurana Diah Dhayanti
Menkop Tekankan Potensi Desa Bakal Diorganisir Dalam Wadah Kopdes Merah Putih

Menkop Tekankan Potensi Desa Bakal Diorganisir Dalam Wadah Kopdes Merah Putih

Spektroom - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan, seluruh potensi ekonomi yang dimiliki daerah, khususnya di desa-desa, akan dikelola, dimanfaatkan, dan diorganisir secara profesional dalam wadah Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih. Sehingga, potensi tersebut bisa menghasilkan nilai ekonomis yang bisa dirasakan masyarakat desa. "Saatnya sekarang seluruh pelaku

Nurana Diah Dhayanti