Sejumlah 1200 Pelari Ikuti Bhayangkara Run Marathon 2025 di Purwokerto

Sejumlah 1200 Pelari Ikuti Bhayangkara Run Marathon 2025 di Purwokerto
Peserta pertama memasuki garis finish (Foto : Biantoro).

Sebanyak 1200 Pelari Marathon dari Berbagai Kota Di Indonesia mengikuti Bhayangkara Run Marathon 2025 di Purwokerto

Spektroom- Sebanyak 1200 pelari Marathon yang datang dari berbagai daerah di Indonesia, Minggu (20/7) mengikuti lomba marathon Bhayangkara Run marathon 2025. Lomba yang diadakan oleh Polresta Banyumas menempuh jarak 5 kilometer yang terbagi dalam kelompok atau kelas TNI-Polri , kelas Master dan Umum.

Kasat narkoba Polresta Banyumas Kompol Willy Budianto, selaku ketua umum panitia penyelenggara Semarak Bhayangkara 2025 kepada spektroom mengatakan lomba diadakan sebagai salah satu kegiatan peringatan hari Bhayangkara 2025 yang dikemas dalam semarak Bhayangkara.
"Peserta sebagian besar dari komunitas lari yang datang dari Purwokerto dan sekitarnya, Jakarta serta dari berbagai kota di Jawa tengah." Ujar Willy Budianto.

Para peserta Bhayangkara Run Marathon 2025 (Foto: Biantoro).

Peserta lomba Lari Marathon Bhayangkara Run 2025 dilepas Forkopimda Banyumas secara bersamaan. Pemenang lomba lari marathon ini akan menerima hadiah berupa uang pembinaan, jam tangan modern, dan sepatu lari.Rosa Istanto (48) asal Temanggung peserta putri pertama yang masuk Finish, ketika ditemui spektroom mengatakan merasa senang dengan antusias peserta akan lomba yang diadakan kali ini. "Saya berharap kegiatan ini terus dilakukan bukan saja di Purwokerto namun diberbagai kota di Indonesia, agar olah raga lari marathon ini lebih digemari warga masyarakat. (Bin).

Berita terkait

Sri Lestari Poernomo: Koruptor Dipenjara, Uang Negara Jangan Ikut Hilang

Sri Lestari Poernomo: Koruptor Dipenjara, Uang Negara Jangan Ikut Hilang

Makassar - Spektroom : Memidanakan koruptor tidak otomatis menyelesaikan persoalan korupsi. Ketika pelaku telah dijebloskan ke penjara, negara masih menghadapi pekerjaan penting: memastikan uang dan aset yang dikorupsi kembali ke kas negara. Pandangan itu disampaikan Sri Lestari Poernomo, SH., MH., Dosen Hukum Perdata Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Menurutnya,

Yahya Patta, Buang Supeno
Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Padang-Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memperkuat upaya perlindungan anak melalui pengembangan mekanisme rujukan terpadu bagi Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus (AMPK), termasuk anak yang terdampak atau terpapar jaringan kekerasan ekstremisme. Penguatan tersebut dibahas Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah bersama Deputi Deradikalisasi BNPT sekaligus Direktur Idensos Densus 88 AT, Irjen

Rafles
ссс