150 Calon Satpam Digembleng Ditbinmas Polda Kalbar

150 Calon Satpam Digembleng Ditbinmas Polda Kalbar
Sebanyak 150 peserta mengikuti pelatihan Pelatihan Satuan Pengamanan (Satpam) Kualifikasi Gada Pratama Angkatan ke-199 Tahun 2026 di Kuburaya Kalbar. (Foto : Humas Polda Kalbar).

Kubu Raya,Spektroom – Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Kalimantan Barat membuka Pelatihan Satuan Pengamanan (Satpam) Kualifikasi Gada Pratama Angkatan ke-199 Tahun 2026 di PT Mahdar Mitra Sejati, Kabupaten Kubu Raya, Selasa (21/07/2026).

Sebanyak 150 peserta 3 diantaranya perempuan mengikuti pelatihan yang menjadi syarat utama bagi tenaga pengamanan untuk memperoleh kompetensi dasar sebagai mitra strategis Polri.

Peserta pelatihan diabadikan bersama instruktur. Foto Bid Humas Polda Kalbar.

Mereka akan menjalani pendidikan dan pelatihan intensif hingga 30 Juli 2026 untuk membentuk kemampuan teknis, kedisiplinan, integritas, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas pengamanan.

Pembukaan pelatihan berlangsung dengan upacara resmi yang dihadiri jajaran Ditbinmas Polda Kalbar, Direktur Utama PT Mahdar Mitra Sejati, perwakilan Pemerintah Kota Pontianak, mitra Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP), pengguna jasa Satpam, instruktur, dan pembina pelatihan.

Program ini berada di bawah tanggung jawab Direktur Binmas Polda Kalbar Kombes Pol Juda Trisno Tampubolon.

Pada kesempatan tersebut, Dirbinmas diwakili Kabagbinops Ditbinmas Polda Kalbar AKBP Dedi Setiawan yang menegaskan bahwa pelatihan Gada Pratama bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi utama pembentukan personel pengamanan yang profesional.

Menurut Dedi, Satpam memiliki posisi penting sebagai pengemban fungsi kepolisian terbatas di lingkungan kerja.

Karena itu, setiap personel dituntut memiliki kemampuan yang memadai, memahami prosedur pengamanan, serta mampu bertindak cepat dan tepat dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan.

“Satpam memiliki peran strategis dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban. Pelatihan ini harus diikuti dengan serius agar peserta memiliki kemampuan, integritas, dan profesionalisme yang dibutuhkan di lapangan,” tegasnya.

Pelatihan Gada Pratama merupakan jenjang dasar yang wajib dimiliki setiap anggota Satpam sesuai ketentuan yang berlaku.

Materi yang diberikan meliputi pembentukan karakter, pengetahuan kepolisian terbatas, kemampuan pengamanan, pelayanan publik, etika profesi, hingga keterampilan teknis dalam menjalankan tugas pengamanan di lingkungan kerja.

Di tengah meningkatnya kebutuhan sektor industri, perkantoran, kawasan bisnis, hingga fasilitas publik terhadap sistem keamanan yang andal, keberadaan Satpam profesional dinilai semakin vital.

Mereka menjadi garda terdepan dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan sebelum berkembang menjadi ancaman yang lebih besar.

Melalui pelatihan ini, Ditbinmas Polda Kalbar menargetkan lahirnya tenaga pengamanan yang tidak hanya memiliki kecakapan teknis, tetapi juga berintegritas, disiplin, dan mampu menjadi mitra Polri dalam menjaga stabilitas keamanan.

Kehadiran Satpam yang terlatih diharapkan dapat memperkuat sistem keamanan lingkungan kerja sekaligus mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.

Berita terkait

Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI Rp136 Juta untuk 211 Warga Rentan di Sawahlunto

Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI Rp136 Juta untuk 211 Warga Rentan di Sawahlunto

Sawahlunto–Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) senilai Rp136 juta kepada kelompok masyarakat rentan di Kota Sawahlunto. Penyaluran bantuan tersebut berlangsung pada Kamis (30/7/26) dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sawahlunto Rovanly Abdams, mewakili Wali Kota Sawahlunto. Program ATENSI

Riswan Idris, Rafles