2,5 Ton Rendang Diberangkatkan untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

2,5 Ton Rendang Diberangkatkan untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
2,5 ton rendang masakan organisasi wanita Sumbar dikirim ke daerah bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar. (Foto: adpsb/cen/bud)

Spektroom — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah secara resmi melepas keberangkatan truk pembawa bantuan rendang bagi korban bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Total bantuan rendang yang dikirimkan mencapai 2,5 ton, dengan rincian 1 ton untuk Aceh, 500 kilogram untuk Sumatera Utara, dan 1 ton untuk wilayah terdampak di Sumatera Barat.

“Hari ini kita memberangkatkan sebanyak 2,5 ton rendang untuk saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Semoga proses pengiriman dan pendistribusiannya berjalan lancar, serta benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Mahyeldi.

Bantuan rendang tersebut merupakan inisiatif Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Sumatera Barat, Ny. Harneli Mahyeldi, yang digalang melalui kebersamaan dan kepedulian berbagai organisasi perempuan di Sumbar.

Harneli Mahyeldi menjelaskan, seluruh proses produksi rendang dipusatkan di Istana Gubernuran dan dikerjakan secara bergotong royong oleh anggota TP-PKK, Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW), serta Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumbar. Proses memasak telah dimulai sejak 15 Desember 2025.

“Alhamdulillah, ibu-ibu memasak rendang ini dengan penuh semangat dan keikhlasan. Walaupun Sumatera Barat juga sedang menghadapi musibah, kepedulian untuk berbagi tetap tumbuh. Selain untuk Sumbar, sebagian bantuan juga kita kirimkan kepada masyarakat terdampak di Aceh dan Sumatera Utara,” ujar Harneli saat dikonfirmasi, Selasa (23/10/2025).

Harneli menjelaskan, selain rendang, dalam kesempatan yang sama pihaknya juga mengirim bantuan dalam bentuk lainnya. Seperti pakaian anak dan perempuan, Al-Qur’an, perlengkapan ibadah, kasur, sandal, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya.

Menurutnya, aksi kemanusiaan ini menjadi wujud solidaritas dan nilai kebersamaan masyarakat Sumatera Barat dalam membantu sesama di tengah bencana. (RRE/adpsb/cen/bud)

Berita terkait

Sekjen Kemenag Rencana Resmikan Sejumlah Madrasah Anggaran SBSN di Morotai

Sekjen Kemenag Rencana Resmikan Sejumlah Madrasah Anggaran SBSN di Morotai

Spektroom - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pulau Morotai H. Abdurrachman Assegaf meninjau progres pembangunan gedung yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) di sejumlah Madrasah, Selasa (20/1/2026). Peninjauan ini dilakukan menjelang rencana peresmian gedung yang akan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia pada tanggal

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Gratis, Tanpa Pulsa, Tanpa SIM: Ini Cara Ambon Mempermudah Warga Saat Darurat

Gratis, Tanpa Pulsa, Tanpa SIM: Ini Cara Ambon Mempermudah Warga Saat Darurat

Spektroom — Pemerintah Kota Ambon menghadirkan terobosan layanan publik dengan mengandalkan Call Center 112 untuk mempermudah warga mengakses bantuan, khususnya dalam kondisi darurat. Melalui aplikasi ini masyarakat dapat menyampaikan laporan dan permintaan bantuan tanpa harus datang ke kantor pemerintahan. Sistem ini dirancang untuk memangkas waktu respons dan mempercepat pengambilan keputusan. Langkah

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Tingkatkan Kesiapsiagaan Lapas Perempuan Ternate Gelar Pelatihan dan Simulasi Tanggap Darurat

Tingkatkan Kesiapsiagaan Lapas Perempuan Ternate Gelar Pelatihan dan Simulasi Tanggap Darurat

Spektroom - Dalam upaya peningkatan kesiapsiagaan terhadap warga binaan, Lapas Perempuan Kelas III Ternate bekerjasama dengan BASARNAS Ternate melaksanakan kegiatan pelatihan dan simulasi tanggapan darurat. Kegiatan yang berlangsung Rabu (21/1/2026) di Lapas Perempuan Kelas III Ternate diikuti tidak saja warga binaan tetapi juga para pegawai Lapas dengan narasumber

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru