51 Regu Penggalang Adu Keterampilan di Scout Skill Competition
Purwokerto-Spektroom : Sebanyak 51 regu Pramuka Penggalang dari lima kabupaten di wilayah Jawa Tengah mengikuti Scout Skill Competition yang digelar Dewan Ambalan Ibnu Sina Siti Rufaidah Pangkalan SMK Citra Bangsa Mandiri Purwokerto, Kamis (1/10/2026).
Kompetisi yang berlangsung di Lapangan Kelurahan Tanjung, Purwokerto, itu mempertemukan peserta dari Kabupaten Banyumas, Banjarnegara, Purbalingga, Cilacap, dan Brebes.
Mereka menguji kemampuan melalui dua cabang, yakni Lomba Keterampilan Peraturan Baris-Berbaris (LKPBB) dan pionering.
Pembina Pramuka SMK Citra Bangsa Mandiri Purwokerto, Saifudin, mengatakan lomba tidak hanya menjadi ajang menunjukkan kemampuan teknis, tetapi juga melatih peserta menerapkan nilai-nilai yang selama ini mereka dapatkan dalam kegiatan kepramukaan.
Dalam LKPBB, setiap regu dituntut mampu menjaga ketepatan gerakan, kekompakan, kedisiplinan, serta ketegasan pemimpin regu saat memberikan aba-aba.

Sementara dalam pionering, peserta harus mengolah tongkat dan tali menjadi sebuah konstruksi. Tantangan tersebut membutuhkan ketelitian sekaligus kreativitas dan kerja sama agar hasil yang dibuat dapat berdiri sesuai ketentuan.
"Ajang keterampilan kepramukaan ini menjadi wadah bagi para Pramuka Penggalang untuk mengasah kemampuan, menunjukkan kreativitas, sekaligus memperkuat karakter melalui kompetisi yang edukatif dan sportif," kata Saifudin.
Bagi peserta, pengalaman mengikuti kompetisi juga menjadi kesempatan untuk belajar dari regu lain. Asraf, peserta dari SMPN 2 Sumbang, Banyumas, mengatakan lomba tersebut bukan semata-mata tentang mengejar prestasi.
Menurutnya, persiapan dan proses mengikuti perlombaan justru memberikan pengalaman mengenai disiplin, tanggung jawab, sportivitas, kreativitas, dan gotong royong.
"Keikutsertaan lomba ini merupakan buah dari hasil pendidikan dan pelatihan selama ini. Saya beruntung bisa mengikuti kegiatan ini karena mengenal lebih banyak teman-teman Pramuka Penggalang dari berbagai daerah," ujarnya.
Pradana SMK Citra Bangsa Mandiri Purwokerto, Pipit Nur Aeni, mengatakan pertemuan puluhan regu dari berbagai daerah juga membuka ruang bagi peserta untuk memperluas pertemanan dan mempererat hubungan antaranggota Pramuka.
Melalui kompetisi tersebut, kata dia, peserta diharapkan tidak hanya membawa pulang hasil perlombaan, tetapi juga pengalaman dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kegiatan sehari-hari.