60 Tahun Kembalinya Batang, Bupati Faiz Tunjukkan Peningkatan Perekonomian
Batang-Sprktroom : Memperingati Hari Kembalinya Kabupaten Batang dari Kabupaten Pekalongan yang ke-60, Bupati Batang M Faiz Kurniawan menegaskan, pentingnya kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
Pasalnya, proses pembangunan tidak dapat dilakukan hanya dengan mengandalkan satu pihak saja, melainkan kolaborasi bersama masyarakat.
Terbukti saat ini Kabupaten Batang meraih predikat terbaik kelima di Pulau Jawa dan terbaik kedua se-Jateng dalam peningkatan perekonomian.
"Pertumbuhan ekonomi kita di angka 7,79 persen, kita nomor dua se-Jawa Tengah, angka pengangguran juga turun paling banyak dibuktikan dengan penghargaan, dan pemerataan perekonomian di daerah," terangnya, saat ditemui di Alun-alun Kabupaten Batang, Rabu (8/4/2026).
Meski ada peningkatan dari sisi perekonomian, namun ia tidak menampik masih adanya permasalahan lain yang perlu diperbaiki dengan jalan yang terstruktur.
Salah satunya penanganan rob intens dilakukan bersama Deputi II Badan Otorita Pengelola Pantura berkomitmen untuk melakukan survei selama tiga bulan ke depan.
"Proyeknya akan dimulai tahun 2027, semoga sesuai rencana yang akan dimulai dengan penyedotan sedimentasi besar-besaran sungai yang terhubung ke laut utara.
Kemudian dialihkan jadi tanggul yang diperkuat oleh batako buatan Perusda sebagai penangkal rob," tegasnya.
Ia berharap tanggul tersebut nantinya juga bisa jadikan jalur lingkar, namun tetap menunggu kepastian.
"Posisinya rencana ada yang langsung di bibir pantai, ada pula yang 1 km dari bibir pantai sesuai kebutuhan," bebernya.
Beberapa wilayah yang menjadi fokus perhatian Pemkab, di antaranya, Denasri Kulon, Denasri Wetan, Karangasem Utara, Klidang Lor serta Kasepuhan.
Di sisi lain, Faiz menyoroti potensi galangan kapal di Pantai Utara Batang, sebagai salah satu yang terbesar di Pulau Jawa.
"Potensinya bisa memproduksi kapal dengan ukuran 30 hingga 50 GT," tandasnya.