Trending

626 Mahasiswa Unand dan UNP Turun ke Sawahlunto, Pemko Titip Misi Bangun Desa dan Berdayakan Masyarakat

626 Mahasiswa Unand dan UNP Turun ke Sawahlunto, Pemko Titip Misi Bangun Desa dan Berdayakan Masyarakat
Sekdako Sawahlunto, Rovanly Abdams (Foto: Prokopim Swl)

Sawahlunto–Spektroom : Sebanyak 626 mahasiswa dari Universitas Andalas (Unand) dan Universitas Negeri Padang (UNP) akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di berbagai desa di Kota Sawahlunto. Kehadiran ratusan mahasiswa tersebut diharapkan mampu menjadi motor kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan serta pemberdayaan masyarakat.

Hal itu disampaikan dalam acara penerimaan mahasiswa KKN yang berlangsung di Sawahlunto, Senin (6/7/2026). Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra, yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Rovanly Abdams, menyampaikan sambutan sekaligus arahan kepada seluruh peserta KKN.

Dari total peserta, sebanyak 60 mahasiswa berasal dari Universitas Andalas, sedangkan 566 mahasiswa berasal dari Universitas Negeri Padang. Mereka akan ditempatkan di sejumlah desa di Kota Sawahlunto selama masa pengabdian kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Sekda Rovanly menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa. Ia mengingatkan pentingnya membangun kedekatan dengan masyarakat sejak awal penempatan agar program kerja yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

"Mahasiswa diharapkan segera beradaptasi dengan lingkungan, menghormati adat istiadat dan budaya masyarakat setempat, serta menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah desa maupun warga. Keberhasilan KKN tidak hanya dilihat dari terlaksananya program kerja, tetapi juga dari sejauh mana program tersebut mampu menjawab kebutuhan masyarakat," ujar Rovanly.

Menurutnya, setiap kegiatan KKN hendaknya diawali dengan pemetaan kondisi riil di lapangan sehingga solusi yang ditawarkan memiliki dampak nyata. Mahasiswa juga didorong menghadirkan berbagai inovasi, edukasi, dan pendampingan sederhana yang mampu memperkuat potensi desa sekaligus membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ia menilai sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Pemerintah Kota Sawahlunto, lanjut Rovanly, berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan KKN melalui koordinasi dengan pemerintah desa serta perangkat daerah terkait. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan mahasiswa dapat berlangsung lancar, aman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain menjadi wahana pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, program KKN juga diharapkan mampu melahirkan berbagai gagasan inovatif yang dapat mendukung pembangunan daerah.

Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kota Sawahlunto berharap hubungan kemitraan dengan perguruan tinggi semakin erat, sekaligus menghasilkan program-program yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat, mengembangkan potensi desa, dan memperkuat pembangunan berbasis partisipasi masyarakat. (Ris1)

Berita terkait

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles
Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Batam–Spektroom : Sejumlah Aspirasi masyarakat Kecamatan Gatang disamaikan kepada Walikota Batam terkait pemerataan layanan air bersih, perbaikan infranstruktur jalan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan melalui Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Galang, Nazaruddin, dalam kegiatan silaturahmi bersama RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat di halaman Kantor Camat Galang,

Desmawati, Rafles