72 Siswa OSIS SMPN 19 Ambon Ikuti Pelatihan Psikologi Kepemimpinan

72 Siswa OSIS SMPN 19 Ambon Ikuti Pelatihan Psikologi Kepemimpinan
OSIS SMP Negeri 19 Ambon mengikuti latihan kepemimpinan berbasis psikologi yang digelar Polda Maluku, Sabtu (19/9/2026). foto humas polda Maluku.

Ambon-Spektroom: Sebanyak 72 siswa OSIS SMP Negeri 19 Ambon mengikuti latihan kepemimpinan berbasis psikologi yang digelar Staf Bagian Psikologi Ro SDM Polda Maluku, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan berlangsung di Aula SMP Negeri 19 Ambon dirancang untuk membekali para pelajar dengan pemahaman mengenai kepemimpinan, kedisiplinan dan pembentukan karakter melalui pendekatan psikologi yang interaktif.

kegiatan diawali dengan ice breaking,dilanjutkan dengan penyampaian materi psikologi dan simulasi kepemimpinan.

Selain itu, para siswa mendapatkan materi mengenai psikologi kedisiplinan dan karakter yang juga disampaikan melalui simulasi. Pendekatan tersebut dilakukan agar nilai-nilai kepemimpinan tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Karo SDM Polda Maluku l,cKombes Pol Dicky Irawan Kusuma, S.I.K., M.Si mengatakan, pembentukan karakter dan kepemimpinan perlu dilakukan sejak usia sekolah karena menjadi fondasi penting bagi tumbuhnya generasi yang memiliki tanggung jawab sosial dan mampu menjadi teladan di lingkungannya.

“Kepemimpinan perlu dibentuk sejak dini. Seorang pemimpin bukan hanya dituntut mampu mengarahkan orang lain, tetapi juga harus memiliki disiplin, tanggung jawab, kemampuan bekerja sama, pengendalian diri dan keteladanan,” ujar Kombes Dicky.

Menurutnya, pendekatan psikologi memberikan ruang bagi para pelajar untuk mengenali potensi diri sekaligus memahami bagaimana karakter positif dapat dikembangkan dalam proses menjadi seorang pemimpin.

“Melalui kegiatan seperti ini, para siswa mengenali potensi dirinya dan memahami bahwa kepemimpinan dimulai dari kemampuan memimpin diri sendiri. Dari disiplin, tanggung jawab dan keteladanan itulah kepemimpinan dibangun,” katanya.

Karo SDM menambahkan, OSIS sebagai wadah organisasi siswa memiliki posisi strategis dalam melatih kemampuan kepemimpinan di lingkungan sekolah.

Para siswa tidak hanya dituntut mampu menjalankan tugas organisasi, tetapi juga belajar berkomunikasi, mengambil keputusan, bekerja dalam tim serta menghargai perbedaan.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan keterlibatan Polri dalam pembinaan pelajar merupakan bagian dari pendekatan edukatif dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia.

“Polri tidak hanya hadir dalam konteks penegakan hukum dan pemeliharaan kamtibmas, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pembangunan karakter generasi muda. Pembinaan kepemimpinan, disiplin dan karakter sejak sekolah merupakan investasi untuk menyiapkan generasi yang bertanggung jawab,” ujar Rositah.

Ia mengatakan, generasi muda merupakan bagian penting dari masa depan masyarakat sehingga membutuhkan ruang pembinaan yang positif dan konstruktif.

“Kami berharap nilai-nilai yang diperoleh para siswa dalam kegiatan ini dapat diterapkan di sekolah, keluarga dan lingkungan pergaulan. Jadilah pemimpin yang mampu memberikan contoh, menghargai orang lain dan bertanggung jawab terhadap setiap keputusan,” katanya.

Rositah juga mengajak para pelajar untuk menjadikan lingkungan sekolah sebagai ruang belajar kepemimpinan yang sehat, disiplin dan saling menghargai.

Melalui kegiatan ini, Polda Maluku terus mendorong penguatan karakter generasi muda sebagai bagian dari kontribusi Polri dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berintegritas dan memiliki jiwa kepemimpinan sejak dini.(EM)

Berita terkait