MTQ Semarang Berakhir, Lampung Hanya Mampu Raih Juara Harapan l dan Harapan II
Semarang - Spektroom: Berakhirnya MTQ bukan akhir dari upaya membumikan Al-Qur’an. Justru setelah kompetisi selesai, nilai-nilai Al-Qur’an harus semakin hadir dalam kehidupan nyata.
Para juara telah diputuskan dan mereka akan kembali ke daerah masing-masing. Namun, tugas untuk membumikan Al-Qur’an justru dimulai setelah kemeriahan ini.
Hal itu disampaikan Mentri Agama (Menang) Nasaruddin Umar pada penutupan MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (19/9/2026) malam.
"Estafet penyelenggaraan MTQ Nasional berikutnya akan berlanjut ke Jakarta pada 2027. Piala bergilir kembali ke Kalimantan Timur. Sampai jumpa di MTQ berikutnya di Jakarta,” ujar Menag.
Berdasarkan perhitungan Pemprov Jawa Tengah dan BPS, perputaran ekonomi selama MTQ diperkirakan mencapai Rp1,2 triliun.
"Ini menunjukkan bahwa syiar Al-Qur’an berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi rakyat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Menag.
Sementara Kafilah Provinsi Lampung, hanya mampu membawa pulang dua penghargaan, meraih Harapan I cabang Seni Kaligrafi Al-Qur’an golongan Naskah Puteri dan Harapan II cabang Hafalan Al-Qur’an golongan 20 Juz Putera.
Harapan I diraih Rizki Iim Fatimah dengan nilai 91,53, sedangkan Harapan II diraih Abyan Wafi Udin dengan nilai 97. Keduanya memperoleh trofi dan uang pembinaan.
Meski demikian Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung Yan Maradonna mengapresiasi capaian dan perjuangan seluruh Kafilah Lampung.
“Alhamdulillah, Lampung membawa pulang Harapan I dan Harapan II. Kita bersyukur dan mengapresiasi seluruh peserta, pelatih, pendamping, serta semua pihak yang telah membersamai Kafilah Lampung sejak persiapan hingga selesainya MTQ,” ujar Yanmar, dikutip dari lampung.kemenag.go.id
Selain dua peraih penghargaan tersebut, tiga peserta Lampung mencatatkan hasil di jajaran 10 besar, yakni Khobirul Anam di posisi kedelapan Seni Kaligrafi Al-Qur’an golongan Dekorasi Putera, Muhammad Alwy Habiburrohman di posisi kesembilan Seni Baca Al-Qur’an golongan Tartil Putera, dan Annida Imro’atul Khasanah di posisi ke-10 Qira’at Al-Qur’an golongan Murattal Remaja Puteri.
Sekedar informasi, Kalimantan Timur ditetapkan sebagai Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026. Kafilah Kalimantan Timur meraih 288 poin, disusul Jawa Tengah dengan 208 poin dan DKI Jakarta 129 poin. (@Ng).