Perkuat SDM Polri Presisi, 56 Siswa Diktuk Bintara Polda Maluku Jalani Pemetaan Psikologis

Perkuat SDM Polri Presisi, 56 Siswa Diktuk Bintara Polda Maluku Jalani Pemetaan Psikologis
Polda Maluku melakukan pemetaan psikologis terhadap 56 siswa Pendidikan Pembentukan (Diktuk) Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 di SPN Polda Maluku, Sabtu (19/9/2026).foto Humas Polda Maluku

Ambon-Spektroom: Polda Maluku melalui Biro Sumber Daya Manusia (Ro SDM) melakukan pemetaan psikologis terhadap 56 siswa Pendidikan Pembentukan (Diktuk) Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 di SPN Polda Maluku, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung SPN Polda Maluku dilaksanakan Staf Bagian Psikologi Ro SDM Polda Maluku sebagai bagian dari proses pembinaan dan Pengembangan sumber daya manusia peserta didik.

Pemetaan dilakukan melalui sejumlah tahapan dan instrumen psikologi. Para siswa terlebih dahulu mendapatkan penyampaian materi tes, kemudian melaksanakan pengisian lembar riwayat hidup dan inventori.

Selanjutnya, peserta mengikuti Tes Intelegensi Umum (TIU) 5, Army Alpha Test, serta tes grafis.

Rangkaian tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran psikologis peserta didik dalam mendukung proses pembinaan selama menjalani pendidikan pembentukan Bintara Polri.

“Pembentukan Bintara Polri merupakan proses yang tidak hanya menyiapkan kemampuan teknis kepolisian, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, kemampuan beradaptasi dan kesiapan psikologis dalam menghadapi tantangan tugas,” ujar Karo SDM Polda Maluku, Kombes Pol Dicky Irawan Kusuma, S.I.K., M.Si

Menurutnya, pemetaan psikologis menjadi salah satu instrumen dalam proses pembinaan untuk memperoleh gambaran mengenai peserta didik berdasarkan instrumen yang digunakan.

“Pemetaan psikologis merupakan bagian dari upaya pembinaan SDM agar proses pendidikan dapat berjalan secara lebih terarah. Setiap aspek yang diukur menjadi bagian dari gambaran peserta didik dan harus dikelola sesuai ketentuan serta prinsip profesionalitas,” katanya.

Kombes Ducky, menegaskan, proses pendidikan harus membentuk personel yang memiliki keseimbangan antara kompetensi, integritas, kedisiplinan dan kemampuan menghadapi dinamika tugas di lapangan.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan penguatan kualitas SDM menjadi bagian penting dalam mewujudkan transformasi Polri yang profesional dan humanis.

“SDM merupakan fondasi utama organisasi. Karena itu, proses pendidikan dan pembentukan personel harus dilakukan secara komprehensif, termasuk memperhatikan aspek psikologis, karakter dan kesiapan peserta didik,” ujar Rositah.

Ia mengatakan, pemetaan psikologis yang dilakukan terhadap siswa Diktuk Bintara merupakan bagian dari proses pembinaan untuk mempersiapkan calon anggota Polri menghadapi tuntutan tugas yang semakin kompleks.

Rositah menambahkan, proses pendidikan di SPN menjadi salah satu tahapan penting dalam membentuk karakter dan profesionalitas calon anggota Polri sebelum nantinya melaksanakan tugas di tengah masyarakat.

“Semangatnya adalah membangun SDM unggul untuk menghadirkan Polri Presisi. Proses pembentukan itu dimulai dari pendidikan yang terukur, disiplin dan berorientasi pada pembentukan karakter,” tegasnya.

Polda Maluku melalui Ro SDM akan terus mendorong penguatan pembinaan sumber daya manusia sebagai bagian dari upaya menyiapkan personel Polri yang profesional, berintegritas, adaptif dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(EM)

Berita terkait