80 Tim berlaga di Saling Jaga Soccer Championship 2025 di Pontianak

80 Tim berlaga di Saling Jaga Soccer Championship 2025 di Pontianak
Suasana Pembukaan Saling jaga Soccer Championship 2025 di stadion Untan Pontianak. Foto : Dok Panitia.

Spektroom — Stadion Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak berubah menjadi lautan warna dan keceriaan pada Kamis pagi (20/11/2025) saat ratusan pemain cilik memasuki arena dengan kostum penuh warna. Mereka menandai dimulainya Saling Jaga Soccer Championship Regional Kalimantan Barat 2025, sebuah turnamen besar yang mempertemukan 80 tim dari berbagai daerah di Kalbar.

Suasana pembukaan berlangsung meriah, penuh energi positif, dan disambut antusias oleh peserta, pelatih, orang tua, serta tamu undangan. Ketua Pengelola Stadion Untan, Syarif Zulkifli, yang hadir mewakili Pimpinan Universitas Tanjungpura, menyampaikan rasa bangga sekaligus terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Antusiasme para peserta begitu luar biasa. Kehadiran tim-tim dari kelompok usia U-9, U-10, U-11, U-12, hingga eksibisi U-8 dan U-14 menunjukkan betapa kuatnya semangat pembinaan sepak bola usia dini di Kalimantan Barat,” ujar Zulkifli dalam sambutannya.

Stadion Untan, Rumah Bagi Bibit Muda Kalbar

Zulkifli menegaskan bahwa menjadi tuan rumah turnamen berskala besar ini merupakan kehormatan bagi Untan sekaligus wujud nyata komitmen kampus dalam menyediakan ruang pengembangan bagi generasi muda.

Menurutnya, stadion kampus tidak hanya milik mahasiswa, tetapi juga untuk masyarakat luas.

Stadion Untan ini adalah rumah bagi semua. Kami ingin tempat ini menjadi wadah bagi munculnya atlet-atlet potensial Kalimantan Barat,” tegasnya.

Turnamen yang digelar pada 20–23 November 2025 ini dianggap selaras dengan visi Untan dalam mendukung pembinaan olahraga dan pembangunan karakter sejak usia dini.

Sportivitas dan Karakter Jadi Pesan Utama

Kepada ratusan pemain muda, Zulkifli berpesan agar mereka menikmati kompetisi dan menjadikannya sebagai pengalaman berharga, bukan sekadar perebutan gelar juara. Nilai sportivitas, disiplin, kerja sama, dan daya juang disebutnya sebagai fondasi penting untuk masa depan.

Selain itu, ia juga memberikan apresiasi khusus kepada Asuransi Saling Jaga dan Beyond the Soccer sebagai penyelenggara, serta para pelatih dan orang tua yang terus mendampingi perkembangan anak-anak mereka.

“Dukungan dari berbagai pihak adalah kunci untuk memperkuat pembinaan sepak bola usia dini di Kalbar,” tambahnya.

Harapan untuk Ajang yang Aman dan Berkesan

Menutup sambutannya, Zulkifli berharap seluruh rangkaian pertandingan berjalan aman dan lancar, sekaligus memberi pengalaman tak terlupakan bagi para pesepak bola muda.

Ia juga menekankan pentingnya menanamkan nilai “saling jaga” dalam dunia olahraga, terutama di kalangan generasi muda sebagai pondasi sportivitas dan solidaritas.

Dengan dukungan luas dan semangat yang menyala, Saling Jaga Soccer Championship 2025 diyakini akan menjadi panggung lahirnya talenta-talenta emas sepak bola Kalimantan Barat.

Berita terkait

Tantangan Pasar Modal Indonesia Bukan Status MSCI, Melainkan Krisis Kredibilitas Investor

Tantangan Pasar Modal Indonesia Bukan Status MSCI, Melainkan Krisis Kredibilitas Investor

Jakarta –Spekstroom: Keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang tetap menempatkan Indonesia dalam kategori Emerging Market dinilai belum menjadi indikator bahwa persoalan pasar modal nasional telah sepenuhnya teratasi. Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Laksamana Sukardi, menegaskan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi Indonesia saat ini adalah menurunnya tingkat kepercayaan

Wismo Basuki, Bian Pamungkas
Anak Yatim Piatu di Landak Akhirnya Kantongi Identitas Resmi,KIA dari Kejari

Anak Yatim Piatu di Landak Akhirnya Kantongi Identitas Resmi,KIA dari Kejari

Landak-Spektroom – Puluhan anak yatim piatu di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, yang selama ini belum memiliki identitas kependudukan resmi akhirnya mendapatkan Kartu Identitas Anak (KIA). Program tersebut difasilitasi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Landak bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Landak. Penyerahan KIA berlangsung di Aula Kejaksaan Negeri

Apolonius Welly, Bian Pamungkas