Trending

83 Petugas Medis Hewan Siap Kawal Kurban Sehat di Depok, Warga Dijamin Dapat Daging ASUH

83 Petugas Medis Hewan Siap Kawal Kurban Sehat di Depok, Warga Dijamin Dapat Daging ASUH
Wakil walikota depok bersama tim pengawasan hewan kurba disobterjun ke lapangan,foto humas DKP3 depok, selasa (26/5/ 2026)

Depok-Spektroom: Suasana persiapan Iduladha 1447 Hijriah di Kota Depok semakin terasa dengan diterjunkannya 83 petugas pemeriksaan kesehatan hewan dan daging kurban untuk mengawasi pelaksanaan pemotongan hewan kurban di seluruh wilayah kota. Langkah ini dilakukan demi memastikan masyarakat menerima daging kurban yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).

Pelepasan para petugas dilakukan secara simbolis melalui penyematan jas medis oleh Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Depok, Selasa (26/5/2026).

Dalam sambutannya, Chandra menegaskan bahwa pengawasan kesehatan hewan kurban menjadi bagian penting untuk menjaga keamanan pangan masyarakat selama momentum Iduladha.

“Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat serta daging yang dibagikan kepada masyarakat memenuhi prinsip Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH),” ujar Chandra Rahmansyah.

Hasil pemeriksaan Hewan kurban dalam kondisi sehat

Ia juga berpesan agar seluruh petugas menjalankan tugas secara profesional, disiplin, humanis, dan penuh tanggung jawab. Selain itu, komunikasi yang baik dengan panitia kurban di lapangan juga dinilai penting agar proses pemeriksaan berjalan lancar dan edukatif.

Sebanyak 83 personel yang diterjunkan terdiri dari 21 petugas Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner Kementerian Pertanian, 21 petugas DKP3 Kota Depok, tujuh dokter hewan dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Cabang Jawa Barat VII, serta 34 mahasiswa Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB.

Sementara itu, Kepala DKP3 Kota Depok, Dadan Rustandi menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap puluhan ribu hewan kurban yang dijual di berbagai lapak pada 12 kecamatan di Kota Depok.

Pemeriksaan dilakukan sejak 18 hingga 24 Mei 2026 di 407 lapak penjualan hewan kurban sebagai langkah awal memastikan kondisi kesehatan hewan sebelum disembelih.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan hewan kurban dalam kondisi sehat,” ujar Dadan Rustandi.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, sebanyak 41.194 ekor hewan kurban dinyatakan sehat dan layak disembelih. Namun, terdapat 642 ekor hewan yang tidak memenuhi syarat karena belum cukup umur, mengalami cacat, atau memiliki kondisi tubuh kurus.

Selain itu, petugas juga menemukan 808 ekor hewan yang terindikasi mengalami gejala penyakit, seperti gangguan mata, kulit, pernapasan, hingga pencernaan.

“Hewan-hewan tersebut direkomendasikan untuk dipisahkan guna mencegah potensi penularan serta dilakukan penanganan lebih lanjut,” kata Dadan.

Pengawasan dilakukan merata di seluruh wilayah Kota Depok, dengan jumlah lapak terbanyak berada di Kecamatan Sawangan, Cimanggis, dan Tapos. Pemerintah Kota Depok menilai pengawasan di tingkat lapak menjadi tahap krusial agar hewan yang nantinya disembelih benar-benar sehat dan sesuai ketentuan syariat maupun kesehatan masyarakat.

Dengan keterlibatan tenaga medis, dokter hewan, hingga mahasiswa kedokteran hewan, Pemkot Depok berharap pelaksanaan kurban tahun ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat penerima daging kurban.

Berita terkait

Sektor Komunikasi Pastikan TTMD Desa Sembung, Batang Berjalan Lancar

Sektor Komunikasi Pastikan TTMD Desa Sembung, Batang Berjalan Lancar

Batang-Spektroom: Di balik kesibukan personel Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), ada Kopda Andi yang memastikan komunikasi tetap terhubung. Aktivitas pembangunan di Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, tidak hanya diisi pekerjaan fisik.  Anggota Perhubungan (Hub) Kodim 0736/Batang tersebut bertugas mempersiapkan peralatan komunikasi untuk mendukung kegiatan TMMD

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas
Cegah Pencemaran Air Tanah, Respati Perluas Program Smart Sanitation di Solo

Cegah Pencemaran Air Tanah, Respati Perluas Program Smart Sanitation di Solo

Surakarta – Spektroom: Wali Kota Surakarta Respati Ardi berencana memperluas program Smart Sanitation untuk meningkatkan pengelolaan air limbah domestik sekaligus mengurangi risiko pencemaran air tanah. Program berbasis teknologi Aquonic ini mengolah air limbah rumah tangga agar dapat digunakan kembali untuk kebutuhan nonkonsumsi. Respati mengatakan, program tersebut menjadi salah satu solusi menghadapi

Ciptati Handayani, Bian Pamungkas