United Tractors dan Universitas Muhammadiyah Palembang Perluas Program Magang Inklusif

United Tractors dan Universitas Muhammadiyah Palembang Perluas Program Magang Inklusif
Foto bersama jajaran PT United Tractors Tbk dan Universitas Muhammadiyah Palembang usai penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) langkah awal kolaborasi dalam penyelenggaraan Program Harmoni dalam Keberagaman (HARMONIKA).

Palembang - Spektroom : PT United Tractors Tbk (UT) bersama Universitas Muhammadiyah Palembang menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Program Harmoni dalam Keberagaman (HARMONIKA). Penandatanganan berlangsung di Aula Gedung KH. Faqih Usman Lantai 7, Universitas Muhammadiyah Palembang,

Kolaborasi ini menjadi langkah nyata menghadirkan program magang yang inklusif bagi mahasiswa penyandang disabilitas. Melalui pengalaman belajar langsung di dunia industri, peserta diharapkan dapat mengembangkan kompetensi, meningkatkan kepercayaan diri, serta memiliki kesiapan yang lebih baik dalam memasuki dunia kerja.

Section Head Organization Development UT, Luisa Krismaningrum menyampaikan keberagaman merupakan kekuatan yang perlu terus didorong melalui kolaborasi lintas sektor.

“Kolaborasi ini merupakan upaya Perusahaan dalam membangun ekosistem kerja yang semakin inklusif. Melalui sinergi dengan dunia pendidikan, kami berharap dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi individu difabel untuk mengembangkan kompetensi, memperluas pengalaman, dan mempersiapkan diri memasuki dunia kerja,” ujar Luisa Krismaningrum dalam siaran pers yang diterima spektroom, Jumat (31/07/2026).

Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang, Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan UT dalam menghadirkan kesempatan belajar yang lebih inklusif bagi mahasiswa.

“Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan dunia industri, sehingga mahasiswa penyandang difabel memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk mengembangkan potensi serta meningkatkan kesiapan memasuki dunia kerja,” ujar Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M.

Program HARMONIKA merupakan inisiatif UT mengimplementasikan nilai Diversity, Equity, & Inclusion (DEI) melalui penyediaan kesempatan magang bagi individu dengan different ability (difabel). Program ini dirancang secara komprehensif, mulai dari sourcing, matching needs, job coaching, internship, hingga monitoring dan evaluating, guna memastikan setiap peserta memperoleh pengalaman belajar yang relevan dengan dunia kerja sekaligus mengembangkan potensi terbaiknya.

Kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Palembang menjadi langkah nyata implementasi Program HARMONIKA di UT Cabang Palembang sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri dalam membangun ekosistem kerja yang lebih inklusif.

Melalui kolaborasi ini, UT berharap semakin banyak individu difabel memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi, mempersiapkan diri memasuki dunia kerja, serta berkontribusi secara optimal. Bagi UT, inklusi bukan hanya tentang membuka akses, tetapi juga menciptakan ruang yang setara agar setiap individu dapat tumbuh, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Indonesia.

Berita terkait

Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi

Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi

Jakarta –Spektroom :  Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dipersiapkan menjadi simpul distribusi barang bersubsidi dan komoditas strategis pemerintah hingga tingkat desa. Skema tersebut diharapkan mampu memotong panjangnya rantai pasok sehingga distribusi menjadi lebih tepat sasaran, efisien, transparan, dan akuntabel. Hal tersebut disampaikan Menkop

Nurana Diah Dhayanti
Gubernur Kepri: 24 Tahun Provinsi Kepri Tekankan Konektivitas dan Pemerataan Pembangunan

Gubernur Kepri: 24 Tahun Provinsi Kepri Tekankan Konektivitas dan Pemerataan Pembangunan

Kepri–Spektroom : Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus memperkuat konektivitas antar pulau dan mendorong pemerataan pembangunan untuk memastikan pertumbuhan ekonomi dirasakan seluruh masyarakat. Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyampaikan itu dalam dialog interaktif RRI Tanjungpinang pagi, sempena memperingati Hari Jadi ke 24 Provinsi Kepri bersama Ketua Umum BP3KR Huzrin Hood, serta

Desmawati, Rafles