9 WNI Korban Penipuan Daring Kamboja, Kemlu RI Imbau Masyarakat Waspada Kerja Ilegal ke Luar Negeri

9 WNI Korban Penipuan Daring Kamboja, Kemlu RI Imbau Masyarakat Waspada Kerja Ilegal ke Luar Negeri
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Jl. Taman Pejambon No. 6, Jakarta Pusat, (Dok.Kemenlu RI )

Spektroom - Indonesia memiliki populasi yang besar, termasuk banyak pencari kerja muda. Kemiskinan dan keterbatasan lapangan kerja di daerah asal sering kali memaksa mereka untuk mencari peluang kerja di tempat lain.

Lemahnya pengawasan di perbatasan dan ada celah dalam penegakan hukum sering dimanfaatkan oleh jaringan Tinda Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang berujung pencari kerja jadi korban karena rentan terhadap janji-janji pekerjaan palsu dengan upah tinggi.

Jaringan TPPO internasional sering menargetkan Indonesia karena koneksi regional dan adanya permintaan korban di negara-negara lain, terutama di Asia Tenggara dan Timur Tengah.

Terkait hal itu, Kementerian Luar Negeri RI kembali mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran kerja ke luar negeri yang tidak melalui prosedur resmi, guna menghindari risiko eksploitasi dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO )

Imbauan itu kembali disampaikan mengingat Kementerian Luar Negeri melalui Direktorat Pelindungan WNI KBRI Phnom Penh, dan Bareskrim Polri berhasil memfasilitasi pemulangan 9 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Kamboja, Jumat (26/12/2025).

Sebanyak tujuh dari sembilan WNI diketahui telah berada di Kamboja lebih dari satu tahun dan diduga dipekerjakan sebagai scammer dalam jaringan penipuan daring di beberapa wilayah.

Para WNI yang melarikan diri dari cengkraman jaaringan penipuan daring Kamboja antara lain berasal dari beberapa wilayah di Indonesia yaitu Jawa Barat, DKI Jakarta, Riau, Sumatera Utara, Sulawesi Utara dan Lampung.

"Mereka menggunakan penerbangan komersial rute Phnom Penh–Jakarta, tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 18.50 WIB.telah menjalani proses keimigrasian setempat, termasuk penyelesaian deportasi dan penerbitan exit permit" sebut Kemenlu dalam keterangan tertulis, Jumat (26/13/2025)

Selai itu, KBRI Phnom Penh juga telah memfasilitasi pemberian Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) bagi WNI sebagai dokumen perjalanan pulang ke Indonesia.

Berita terkait

Pangdam XV/Pattimura Luncurkan Program Emas Hijau, Tanam Sejuta Pohon Sukun Perkuat Ketahanan Pangan

Pangdam XV/Pattimura Luncurkan Program Emas Hijau, Tanam Sejuta Pohon Sukun Perkuat Ketahanan Pangan

Ambon-Spektroom : Kodam XV/Pattimura kembali memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan melalui penanaman pohon sukun secara masif. Kegiatan Launching Penanaman Sejuta Pohon Sukun ini digelar di kawasan Bukit Paralayang, Ambon, pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan penanaman ini dilaksanakan serentak di jajaran Kodam XV/Pattimura. Acara

Eva Moenandar, Julianto
Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Jayapura-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM setempat membekali pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki kekerampilan mengusai teknologi digital untuk meningkatkan daya saing produk dalam dunia usaha. Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura Abdul Majid mengatakan peningkatan kesejahteraan

Anthonius Teniwut, Julianto
ссс