93 Inovasi Pelajar Warnai Kompetisi Inovasi Daerah Kabupaten Bogor 2026

93 Inovasi Pelajar Warnai Kompetisi Inovasi Daerah Kabupaten Bogor 2026
Peserta kompetisi yang enovasi mendapat pengarahan dari pihak panitia,foto spektroom, selasa (25/8/2026)


Bogor-Spektroom : Kreativitas generasi muda Kabupaten Bogor semakin mendapat ruang dalam pembangunan daerah. Sebanyak 93 inovasi karya pelajar SMP dan SMA/SMK ambil bagian dalam Seleksi Tahap III Kompetisi Inovasi Daerah Kabupaten Bogor Tahun 2026 yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bogor, 24–27 Agustus 2026.

Puluhan karya pelajar tersebut menjadi bagian dari total 248 inovasi yang mengikuti Seleksi Tahap III di Kantor Bapperida Kabupaten Bogor.

Kepala Bapperida Kabupaten Bogor, Bam Bam Setia Aji, mengapresiasi tingginya keterlibatan pelajar dalam kompetisi yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-11 sejak pertama kali digelar pada 2016.

“Partisipasi pelajar menunjukkan bahwa budaya inovasi mulai tumbuh di lingkungan pendidikan. Para pelajar tidak hanya didorong menghasilkan ide, tetapi juga belajar mengenali persoalan di lingkungan sekitar dan menghadirkan solusi melalui inovasi,” ujar Bam Bam, Selasa (25/8/2026).

Menurutnya, kompetisi tersebut tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian juara. Lebih dari itu, kegiatan menjadi ruang pembelajaran bagi peserta untuk berani mengidentifikasi masalah, menyusun gagasan, hingga menawarkan solusi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kompetisi ini bukan hanya tentang menjadi juara, tetapi juga tentang belajar melihat masalah dan berani menghadirkan solusi. Karena itu, sampaikan inovasi kalian dengan percaya diri,” katanya.

Bam Bam juga mendorong para pelajar menjelaskan secara jelas persoalan yang hendak diselesaikan, cara kerja inovasi, serta manfaat yang dihasilkan. Ia meminta peserta tidak takut menghadapi pertanyaan maupun masukan dari dewan juri.

“Jangan takut dengan pertanyaan dari juri, karena setiap pertanyaan dan masukan merupakan bagian dari proses belajar,” ujarnya.

Tahapan presentasi di hadapan dewan juri menjadi kesempatan bagi para pelajar untuk mengasah kemampuan menyampaikan gagasan sekaligus membangun keberanian dalam mempertahankan ide yang mereka kembangkan.

Pengalaman tersebut dinilai penting dalam membentuk generasi muda yang kreatif, berani mencoba, mampu berpikir kritis, serta memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan di lingkungan sekitar.

Bam Bam berharap kreativitas para pelajar tidak berhenti setelah kompetisi berakhir.

“Saya berharap kreativitas adik-adik tidak berhenti setelah kompetisi ini. Teruslah mencoba, berkarya, dan berinovasi. Karena dari ide-ide sederhana yang kalian ciptakan hari ini, bisa lahir perubahan besar di masa depan,” katanya.

Selain pelajar, peserta Kompetisi Inovasi Daerah Kabupaten Bogor 2026 berasal dari enam kategori lainnya. Rinciannya, SKPD sebanyak 32 inovasi, kecamatan 21 inovasi, masyarakat 26 inovasi, puskesmas 42 inovasi, perguruan tinggi 15 inovasi, dan Duta Inovasi Desa 19 inovasi.

Keberagaman peserta tersebut menunjukkan bahwa ekosistem inovasi di Kabupaten Bogor terus berkembang di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, pelayanan kesehatan, masyarakat, pendidikan, perguruan tinggi hingga desa.

Konsistensi penyelenggaraan kompetisi selama lebih dari satu dekade sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam membangun budaya inovasi dan kreativitas sebagai bagian penting dari pembangunan daerah.

Berita terkait

Beri Ruang Untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Tiga Mentri Tanda Tangani SKB Ruang Bersama Indonesia

Beri Ruang Untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Tiga Mentri Tanda Tangani SKB Ruang Bersama Indonesia

Jakarta - Spektroom: Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menyampaikan bahwa pemberdayaan perempuan merupakan bagian penting dalam pembangunan desa. Hal itu disampaikan Yandri Susanto pada Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan Penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri tentang penyelenggaraan Ruang Bersama Indonesia (RBI) untuk pemberdayaan

Anggoro AP
Kerja Sama RI-Selandia Baru Masuk Fase Kedua, Listrik Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi Pulau-Pulau Maluku

Kerja Sama RI-Selandia Baru Masuk Fase Kedua, Listrik Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi Pulau-Pulau Maluku

Ambon-Spektroom : Kerja sama Indonesia dan Selandia Baru di sektor energi terbarukan memasuki babak baru. Setelah berjalan sekitar lima tahun dan sempat terganggu pandemi Covid-19, kedua negara kini menyiapkan fase kedua program untuk memperluas akses listrik, memperkuat sumber daya manusia, sekaligus mendorong masyarakat Maluku menjadi pelaku utama pengembangan energi bersih. Komitmen

Eva Moenandar, Julianto