Ada yang Berbeda di KAI Daop 6 Yogyakarta, Schooliday Hadir Temani Liburan Anak di Stasiun Lempuyangan

Ada yang Berbeda di KAI Daop 6 Yogyakarta, Schooliday Hadir Temani Liburan Anak di Stasiun Lempuyangan
Program Schooliday yang diselenggarakan KAI Daop 6 Yogyakarta di Stasiun Lempuyangan, Senin(29/6/26).Foto: Fatmawati

Yogyakarta – Spektroom
Ada yang berbeda di masa liburan sekolah tahun ini di lingkungan KAI Daop 6 Yogyakarta.

Untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih menyenangkan bagi pelanggan, KAI Daop 6 menghadirkan program Schooliday di Stasiun Lempuyangan yang ditujukan khusus bagi anak-anak dan keluarga yang akan bepergian menggunakan kereta api.

Melalui program ini, berbagai aktivitas edukatif dan menghibur disiapkan untuk mengisi waktu tunggu sebelum keberangkatan kereta, sehingga suasana stasiun menjadi lebih ramah anak dan penuh keceriaan.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan Schooliday merupakan wujud komitmen KAI dalam menghadirkan layanan yang tidak hanya mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui pengalaman perjalanan yang berkesan, terutama pada momentum liburan sekolah.

Salah seorang penumpang Bu Endang yang menunggu Kereta tujuan Surabaya merasa senang anaknya diberikan cangkir untuk dilukis.( Foto ;Fatmawati).

Menurutnya, masa liburan sekolah selalu menjadi periode dengan mobilitas masyarakat yang tinggi. Karena itu, KAI Daop 6 berupaya menghadirkan suasana stasiun yang lebih nyaman sekaligus menyenangkan bagi pelanggan.

"Melalui program Schooliday atau School Holiday, KAI Daop 6 ingin menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih berwarna bagi para pelanggan, khususnya anak-anak. Kami berharap sejak berada di stasiun hingga tiba di tujuan, pelanggan dapat merasakan suasana liburan yang menyenangkan. ," ujar Feni.

Beragam kegiatan diselenggarakan dalam program tersebut, di antaranya Magic Show, Kids Activity Mug Painting, serta kegiatan Sapa Pelanggan oleh tim KAI di ruang tunggu Stasiun Lempuyangan.

Pada kegiatan Mug Painting, anak-anak yang memiliki tiket Kereta Api Jarak Jauh diajak menuangkan kreativitas dengan menghias mug sesuai imajinasi mereka. Mug yang telah dihias kemudian dapat dibawa pulang sebagai suvenir sekaligus kenang-kenangan dari perjalanan bersama KAI.

Sementara itu, pertunjukan Magic Show dikemas secara interaktif dengan konsep mobile. Seorang pesulap berkeliling di area ruang tunggu, menghibur sekaligus mengajak anak-anak berpartisipasi dalam berbagai permainan. Sebagai bentuk apresiasi, KAI juga membagikan bingkisan makanan ringan kepada peserta.

Selain menghadirkan hiburan, KAI Daop 6 juga menyapa pelanggan secara langsung dan membagikan bingkisan kepada penumpang anak-anak sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan masyarakat yang memilih kereta api sebagai moda transportasi selama masa liburan sekolah.

Untuk mengakomodasi tingginya permintaan perjalanan pada musim liburan, KAI Daop 6 Yogyakarta juga mengoperasikan empat kereta api tambahan, yakni KA Batavia relasi Solo Balapan–Gambir, dua KA Tambahan relasi Yogyakarta–Gambir, serta KA Sancaka relasi Yogyakarta–Surabaya Gubeng.

Penambahan perjalanan tersebut diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan jadwal dan kapasitas tempat duduk bagi masyarakat yang hendak bepergian ke berbagai destinasi selama liburan sekolah.

Berita terkait

PLN Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Melalui Program TJSL

PLN Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Melalui Program TJSL

Jakarta - Spektroom : General Manager PLN UIP JBB, Yasir, menegaskan, bahwa Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN tidak hanya berfokus pada pembangunan sosial, tetapi juga mendukung pelestarian lingkungan dan pencapaian pembangunan berkelanjutan. Sebagai perusahaan yang menjalankan transisi energi, PLN juga memiliki tanggung jawab untuk mendorong terciptanya lingkungan yang berkelanjutan.

Irvan Idris Saleh, Anggoro AP