Agro Industri Berbasis Pariwisata, Langkah Strategis NasDem Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Sumatera Barat

Agro Industri Berbasis Pariwisata, Langkah Strategis NasDem Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Sumatera Barat
Asril, SE. Anggota Komisi II DPRD Sumatra Barat.Fraksi Nasdem. (Foto: dok. jn)

Bukittinggi-Spektroom : Semangat pembaruan dan perbaikan yang selalu diusung oleh Partai NasDem terus diwujudkan dalam berbagai gagasan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat. Hal ini disampaikan oleh Asril SE, Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi Partai NasDem.

Menurutnya, pengembangan sektor agroindustri menjadi salah satu jalan utama yang sangat tepat dan berpotensi besar untuk mengangkat taraf kehidupan dan kesejahteraan masyarakat secara luas di wilayah ini.

Saat berdialog dengan Spektroom Rabu, (6/5/2026), Asril menjelaskan secara rinci gagasan yang diusungnya, yaitu pengembangan sistem agroindustri yang digabungkan langsung dengan potensi pariwisata yang dimiliki daerah. Menurutnya, gabungan kedua sektor ini bukan hanya sekadar rencana, melainkan langkah cerdas yang mampu memberikan dampak ganda, baik dari segi ekonomi maupun pengembangan sumber daya manusia di lingkungan sekitar.

Menurut penjelasannya, konsep agroindustri berbasis pariwisata merupakan pola pengembangan yang menyatukan tiga hal utama, yaitu kegiatan usaha pertanian dan perkebunan, proses pengolahan hasil panen menjadi barang bernilai jual lebih tinggi, serta penyediaan jasa wisata yang dikemas secara menarik.

Melalui pola ini, setiap kegiatan yang dijalankan tidak hanya menghasilkan keuntungan ekonomi bagi pelaku usaha maupun warga setempat, tetapi juga menjadi sarana belajar dan pengetahuan yang bermanfaat bagi setiap pengunjung yang datang .

Lebih lanjut ia menyebutkan, konsep ini mencakup berbagai bentuk pengembangan, mulai dari penyediaan tempat wisata pertanian, lokasi kunjungan untuk keperluan pembelajaran, hingga pengembangan karya atau usaha baru yang berakar dari keunggulan dan ciri khas daerah setempat.

Tujuan utamanya tidak lain adalah meningkatkan hasil kerja dan pendapatan warga, sekaligus membuka peluang yang luas bagi masyarakat sekitar agar ikut berperan aktif dan memperoleh manfaat dari setiap potensi yang tersedia di lingkungannya.

Asril juga menegaskan bahwa Sumatera Barat sebenarnya memiliki dasar dan modal yang sangat kuat untuk mewujudkan rencana tersebut. Wilayah ini dikaruniai beraneka ragam hasil pertanian, tanaman perkebunan, serta tanaman hias dan sayuran yang tumbuh subur di berbagai tempat.

Sektor ini bahkan telah menjadi salah satu tumpuan perekonomian daerah, terbukti dari sumbangan yang diberikan oleh bidang pertanian, kehutanan, dan perikanan yang mencapai angka 21,20 persen terhadap total Pendapatan Daerah Bruto yang diperoleh provinsi ini.

Selain kekayaan jenis tanaman dan hasil alamnya, kondisi wilayah di Sumatera Barat juga dinilai sangat mendukung untuk usaha pengembangan lebih lanjut. Hampir di seluruh penjuru daerah ini tersedia lahan yang cocok, tanah yang subur, serta iklim yang sangat baik untuk pengembangan berbagai jenis tanaman, baik tanaman sayur-mayur, buah-buahan, maupun berbagai jenis bahan pangan pokok yang dibutuhkan masyarakat luas sehari-hari.

Sebagai penutup, politisi partai NasDem ini berharap agar potensi besar yang dimiliki daerah ini tidak hanya dibiarkan begitu saja, melainkan dikelola dengan perencanaan yang matang dan terarah.

Ia juga mengajak seluruh pihak terkait, baik pemerintah maupun warga, untuk bersatu padu mengembangkan sektor ini agar mampu memberikan dampak yang nyata, berkelanjutan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya bagi kemajuan serta kesejahteraan seluruh masyarakat Sumatera Barat di masa mendatang. (Rita)

Berita terkait

Wakil Gubernur Kepri : Event Linkage Tourism Menjadi Kunci Strategis untuk Meningkatkan Kunjungan Wisatawan di Kepri

Wakil Gubernur Kepri : Event Linkage Tourism Menjadi Kunci Strategis untuk Meningkatkan Kunjungan Wisatawan di Kepri

Tanjungpinang-Spektroom : Pembukaan Bintan Golf Tournamen 2026. di tandai dengan tee off oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nyanyang Haris Pratamura di Ria Bintan Colf Club, Rabu (6/5/2026). Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Hari Pratamura menegaskan Pemerintah Provisi (Pemprov) Kepri terus mengoptimalkan konsep Event Linkage Tourism dengan pendekatan kolaboratif yang

Desmawati, Rafles