Desa Dawak Terdepan, Pemkab Kobar Pacu Perluasan Jamsostek hingga 2026

Desa Dawak Terdepan, Pemkab Kobar Pacu Perluasan Jamsostek hingga 2026
Wakil Bupati Kobar, Suyanto berikan apresiasi kepada desa terbaik program jaminan sosial. (Foto: Humas Pemkab Kobar)

Pangkalan Bun-Spektroom : Komitmen desa dalam melindungi pekerja lewat jaminan sosial mulai menunjukkan hasil. Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memberi penghargaan kepada desa-desa dengan capaian terbaik dalam program Universal Coverage Jamsostek (UCJ), Selasa (5/5/2026), di Aula Kiai Gede Kantor Bupati.

Kepala Dinas PMD Kobar, Aida Lailawati, menegaskan penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan dorongan nyata agar desa aktif memastikan pekerja terutama yang rentan tidak berjalan tanpa perlindungan.

“Penghargaan ini diberikan kepada desa yang konsisten dan serius mendorong Universal Coverage Jamsostek. Ini bentuk apresiasi sekaligus motivasi,” ujarnya.

Data BPJS Ketenagakerjaan Kobar hingga triwulan I 2026 mencatat 61.568 pekerja telah terdaftar. Dari jumlah itu, 2.979 pekerja mendapat dukungan pembiayaan melalui APBD dan APBDes. Sebanyak 11 desa bahkan sudah bergerak mandiri mendaftarkan pekerja rentan indikasi bahwa kesadaran mulai tumbuh, bukan sekadar program dari atas.

Anugrah Desa Terbaik tahun 2025 ditetapkan tim juri secara urutan Desa Dawak tampil sebagai yang terbaik, diikuti Desa Natai Baru dan Desa Riam Durian. Sementara kategori harapan diisi Desa Sakabulin, Desa Tanjung Terantang, dan Desa Pangkalan Banteng.

Wakil Bupati Kobar, Suyanto, mengakui capaian saat ini masih di angka sekitar 53 persen. Artinya, ruang kerja masih lebar.

“Dengan iuran yang relatif terjangkau, seharusnya kepesertaan bisa terus ditingkatkan. Ini soal perlindungan dasar bagi pekerja,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa target peningkatan cakupan di 2026 tidak bisa dikerjakan sendiri oleh pemerintah. Kolaborasi jadi kunci.

“Perlu sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan BPJS Ketenagakerjaan agar perlindungan ini benar-benar menyentuh semua,” lanjutnya.

Kegiatan ditutup dengan sosialisasi manfaat program oleh BPJS Ketenagakerjaan mulai dari jaminan kecelakaan kerja hingga jaminan kematian agar aparat desa tak hanya paham, tapi juga mampu jadi penggerak di lapangan.

Pesan bahwa perlindungan pekerja bukan urusan nanti. Desa yang bergerak lebih cepat hari ini, sedang menabung rasa aman untuk warganya esok hari. (Polin-Risa)

Berita terkait

Agro Industri Berbasis Pariwisata, Langkah Strategis NasDem Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Sumatera Barat

Agro Industri Berbasis Pariwisata, Langkah Strategis NasDem Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Sumatera Barat

Bukittinggi-Spektroom : Semangat pembaruan dan perbaikan yang selalu diusung oleh Partai NasDem terus diwujudkan dalam berbagai gagasan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat. Hal ini disampaikan oleh Asril SE, Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi Partai NasDem. Menurutnya, pengembangan sektor agroindustri menjadi salah satu jalan

Wiza Andrita, Rafles
Wakil Gubernur Kepri : Event Linkage Tourism Menjadi Kunci Strategis untuk Meningkatkan Kunjungan Wisatawan di Kepri

Wakil Gubernur Kepri : Event Linkage Tourism Menjadi Kunci Strategis untuk Meningkatkan Kunjungan Wisatawan di Kepri

Tanjungpinang-Spektroom : Pembukaan Bintan Golf Tournamen 2026. di tandai dengan tee off oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nyanyang Haris Pratamura di Ria Bintan Colf Club, Rabu (6/5/2026). Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Hari Pratamura menegaskan Pemerintah Provisi (Pemprov) Kepri terus mengoptimalkan konsep Event Linkage Tourism dengan pendekatan kolaboratif yang

Desmawati, Rafles