Aksi Peduli Gempa Flores Siapkan Pengiriman Bantuan Tahap Kedua ke Pulau Palue, Sikka
Jakarta-Spektroom : Panitia Aksi Peduli Gempa Flores kembali melakukan rapat koordinasi di Wisma NTT, Jakarta, Kamis (20/8/2026), untuk membahas perkembangan penggalangan dan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur.
Rapat dihadiri Ketua Panitia Aksi Peduli Gempa Flores, Gregorius Upi Dheo, Ketua Forum Pemuda NTT, Adi Ndale, serta jajaran panitia.
Sebelumnya, sebagai langkah awal aksi kemanusiaan, Aksi Peduli Gempa Flores telah mengirimkan 11 orang relawan ke Nagekeo untuk membuka dan mendukung operasional dapur umum bagi masyarakat terdampak. Dalam pelaksanaannya, tim relawan bekerja sama dengan Team Manguni 86 (TM86), komunitas sosial dan solidaritas juru masak asal Minahasa/Manado yang dikenal aktif dalam aksi kemanusiaan dan pengelolaan dapur umum.
Langkah tersebut menjadi tahap pertama Aksi Peduli Gempa Flores dalam memberikan dukungan langsung kepada masyarakat terdampak. Selanjutnya, panitia kini mempersiapkan pengiriman bantuan tahap kedua yang akan diarahkan ke Pulau Palue, Kabupaten Sikka.
Berdasarkan hasil koordinasi dan perkembangan kebutuhan di lapangan, bantuan tahap kedua akan disalurkan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, kesiapan bantuan, akses menuju lokasi, serta koordinasi dengan pihak-pihak yang berada di daerah.
Palue menjadi salah satu tujuan penyaluran tahap kedua karena karakter wilayah kepulauan membutuhkan koordinasi dan persiapan distribusi secara khusus. Bantuan yang telah terkumpul akan segera dimobilisasi dan disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.
Penyaluran ke Palue tidak berarti mengesampingkan wilayah terdampak lainnya. Aksi Peduli Gempa Flores tetap memandang seluruh masyarakat yang terdampak gempa di Flores memiliki kebutuhan dan hak yang sama untuk mendapatkan bantuan. Penyaluran selanjutnya akan terus dilakukan secara bertahap berdasarkan kebutuhan, akses, dan perkembangan situasi di masing-masing wilayah.
Bantuan yang Telah Terkumpul
Hingga 20 Agustus 2026, 'Aksi Peduli Gempa Flores' telah menerima bantuan dalam bentuk barang, antara lain:
1.500 pcs selimut ukuran 100 x 200 cm dari Kementerian Perindustrian;
225 dus air mineral ukuran 1.500 ml dari PT Gentong Fitri Natural;
10 dus perlengkapan anak dan perempuan dari Tim Elok;
1 dus selimut dari Weke Budiyanti;
Selain bantuan barang, dana yang telah terkumpul hingga saat ini mencapai sekitar Rp290 juta.
Bantuan Tahap Kedua Segera Dimobilisasi
Panitia menargetkan bantuan tahap kedua dapat diberangkatkan sesegera mungkin menggunakan pesawat Hercules. Mekanisme pengiriman dan distribusi akan dikoordinasikan bersama pihak terkait di Flores dan Palue.
Koordinasi di lapangan juga melibatkan Kepala Badan Penghubung Provinsi NTT di Jakarta, Florida Taty Setyawati, ST, yang telah berada di Flores dan akan menuju Palue.
Ketua Panitia Aksi Peduli Gempa Flores, Gregorius Upi Dheo, menegaskan bahwa rangkaian bantuan ini akan terus dilakukan secara bertahap.
“Tahap pertama sudah kami mulai dengan mengirimkan 11 relawan untuk membuka dan mendukung dapur umum di Nagekeo bekerja sama dengan Team Manguni 86. Saat ini kami bergerak ke tahap berikutnya dengan menyiapkan bantuan untuk masyarakat di Palue," jelasnya.
Aksi Peduli Gempa Flores masih membuka ruang partisipasi dan dukungan dari masyarakat, lembaga pemerintah maupun swasta, komunitas, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, paguyuban, serta seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa di Flores.