Trending

Amankan Jalur Mudik, Situbondo Kerahkan 350 Personel dalam Operasi Ketupat Semeru 2026

Amankan Jalur Mudik, Situbondo Kerahkan 350 Personel dalam Operasi Ketupat Semeru 2026
Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie memimpin apel gelar pasukan di halaman Mapolres Situbondo, Jumat (13/3/2206). (foto diskominfo Situbondo)

Situbondo-Spektroom : Polres Situbondo mengerahkan sekitar 350 personel gabungan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 guna memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah. Hal itu disampaikan Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie usai memimpin apel gelar pasukan di halaman Mapolres Situbondo, Jumat (13/3/2206).

Kapolres menjelaskan, operasi tahun ini tetap berfokus pada terciptanya keamanan, ketertiban, keselamatan, dan kelancaran lalu lintas, khususnya bagi para pemudik yang melintasi wilayah Situbondo.

"Titik fokusnya seperti tahun-tahun sebelumnya yaitu menciptakan keamanan, ketertiban, keselamatan, dan kelancaran dalam lalu lintas, khususnya bagi para pemudik pada Idul Fitri 1447 Hijriah tahun ini," ujar AKBP Bayu.

Untuk mendukung pengamanan, Polres Situbondo menyiapkan enam pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di sejumlah titik strategis di sepanjang jalur Pantura Situbondo. Jumlah tersebut bertambah satu pos dibanding tahun sebelumnya.

"Tahun lalu pos ada lima, tetapi tahun ini bertambah satu menjadi enam karena adanya tol fungsional dengan exit tol Suboh. Penambahan ini untuk meminimalisir dan mengantisipasi penumpukan kendaraan seperti yang pernah terjadi sebelumnya di area exit tol," jelasnya.

Selain menambah pos, kepolisian juga memetakan dua titik yang dinilai rawan selama arus mudik. Kedua titik tersebut adalah exit tol Suboh dan kawasan Pelabuhan Jangkar.

"Yang diantisipasi ada dua, pertama di exit tol Suboh. Yang kedua di Pelabuhan Jangkar," kata Bayu.

Ia menambahkan, potensi kerawanan di dua lokasi tersebut berbeda. Di jalur tol, potensi kemacetan menjadi perhatian utama, sementara di Pelabuhan Jangkar dikhawatirkan terjadi penumpukan penumpang maupun kendaraan yang akan menyeberang.

"Kerawanannya mulai dari kemacetan, kemudian kalau di Pelabuhan Jangkar dikhawatirkan ada penumpukan penyeberang, baik orang maupun kendaraan," ujarnya.

Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 ini, Polres Situbondo tidak bekerja sendiri. Ratusan personel yang diterjunkan merupakan gabungan dari berbagai unsur.

"Operasi Ketupat untuk Polres Situbondo ini ada sekitar 350 personel. Unsurnya dari Polri, TNI, kemudian Dishub, Satpol PP, BNPB, dan juga Pramuka yang turut terlibat dalam pengamanan," pungkasnya.

Berita terkait

Perumda Tirtanadi Berhasil Raih Juara Pertama Ajang Lomba Konten Video Satya JKN Award 2026 Tingkat Nasional

Perumda Tirtanadi Berhasil Raih Juara Pertama Ajang Lomba Konten Video Satya JKN Award 2026 Tingkat Nasional

Medan - Spektroom : Konten video yang ditampilkan tim Sekretaris Perusahaan Perumda Tirtanadi berhasil memukau dewan juri sehingga sepakat dengan penilaian objektif mengumumkan Perumda Tirtanadi memperoleh juara pertama terbaik pada ajang lomba konten video Badan Usaha rangkaian kegiatan Satya JKN Awards 2026 Tingkat Nasional Kategori Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Penghargaan yang

Hartati Rangkuti
Registrasi Perlinsos Digital Banyumas Baru 32 Persen, Pemkab Targetkan 50 Persen Akhir Tahun

Registrasi Perlinsos Digital Banyumas Baru 32 Persen, Pemkab Targetkan 50 Persen Akhir Tahun

Banyumas-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Banyumas mempercepat registrasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital untuk memastikan bantuan pemerintah diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Hingga awal November 2026, jumlah keluarga yang telah terdaftar baru mencapai 32,21 persen dari total kepala keluarga di Banyumas. Percepatan tersebut menjadi salah satu fokus pembahasan dalam kegiatan

Bian Pamungkas