Anak Ngaji Hingga Ibu Rumah Tangga, Jembatan Garuda Mulai Hidupkan Aktivitas Warga

Anak Ngaji Hingga Ibu Rumah Tangga, Jembatan Garuda Mulai Hidupkan Aktivitas Warga
Anak-anak dan Orang Dewasa lainnya sudah mulai menikmati Jembatan Garuda.(Foto Penerangan 1002/HST-Kalsel)

Junaidi, Agung Yunianto

Barabai–Spektroom : Meski pengerjaannya belum mencapai 100 persen, Jembatan Garuda di Desa Paya, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), sudah mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat.

Anak-anak dan Orang Dewasa lainnya sudah mulai menikmati Jembatan Garuda.(Foto Penerangan 1002/HST-Kalsel)

Pada Jumat (1/5/2026), tampak aktivitas warga mulai ramai melintasi jembatan tersebut. Anak-anak terlihat pergi mengaji, sementara para ibu juga memanfaatkan akses tersebut untuk beraktivitas sehari-hari.

Komandan Kodim 1002/HST Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar melalui Koordinator Lapangan Kapten Inf M. Fadillah menyampaikan bahwa meskipun pembangunan belum sepenuhnya selesai, jembatan tersebut sudah bisa digunakan secara terbatas oleh masyarakat.

“Walaupun belum rampung sepenuhnya, kami bersyukur jembatan ini sudah dapat dimanfaatkan warga untuk menunjang aktivitas sehari-hari, seperti anak-anak yang pergi mengaji maupun ibu-ibu yang beraktivitas,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengerjaan akan terus dilanjutkan hingga selesai sesuai dengan rencana, agar jembatan dapat digunakan secara maksimal dan aman oleh seluruh masyarakat.

Keberadaan Jembatan Garuda di Desa Paya ini diharapkan dapat memperlancar akses transportasi warga, sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kecamatan Batu Benawa.*****

Berita terkait

Sri Lestari Poernomo: Koruptor Dipenjara, Uang Negara Jangan Ikut Hilang

Sri Lestari Poernomo: Koruptor Dipenjara, Uang Negara Jangan Ikut Hilang

Makassar - Spektroom : Memidanakan koruptor tidak otomatis menyelesaikan persoalan korupsi. Ketika pelaku telah dijebloskan ke penjara, negara masih menghadapi pekerjaan penting: memastikan uang dan aset yang dikorupsi kembali ke kas negara. Pandangan itu disampaikan Sri Lestari Poernomo, SH., MH., Dosen Hukum Perdata Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Menurutnya,

Yahya Patta, Buang Supeno
Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Padang-Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memperkuat upaya perlindungan anak melalui pengembangan mekanisme rujukan terpadu bagi Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus (AMPK), termasuk anak yang terdampak atau terpapar jaringan kekerasan ekstremisme. Penguatan tersebut dibahas Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah bersama Deputi Deradikalisasi BNPT sekaligus Direktur Idensos Densus 88 AT, Irjen

Rafles
ссс