Angkutan Barang KAI Daop 5 Purwokerto Tumbuh 10 Persen pada Agustus 2026

Angkutan Barang KAI Daop 5 Purwokerto Tumbuh 10 Persen pada Agustus 2026
Angkutan semen masih menduduki peringkat teratas dalam angkutan barang melalui KAI Daop 5 Purwokerto. (Foto : Humas KAI Daop 5 Purwokerto).

Purwokerto-Spektroom: Angkutan barang melalui jalur kereta api di wilayah operasional PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto menunjukkan pertumbuhan positif.

Sepanjang Agustus 2026, KAI Daop 5 Purwokerto mengangkut 126.810 ton barang, meningkat sekitar 10 persen dibandingkan Juli 2026 yang tercatat sebanyak 115.711 ton.

Barang yang diangkut terdiri atas sejumlah komoditas strategis yang mendukung aktivitas perekonomian dan distribusi logistik.

Komoditas tersebut meliputi semen sebanyak 72.720 ton, bahan bakar minyak (BBM) dan avtur 49.891 ton, pupuk 3.300 ton, serta angkutan retail sebanyak 898 ton.

Secara kumulatif, sejak Januari hingga Agustus 2026, total angkutan barang yang dilayani KAI Daop 5 Purwokerto telah mencapai 933.225 ton.

Angkutan bahan bakar minyak (BBM) dan avtur menduduki peringkat kedua dalam angkutan barang di KAI Daop 5 Pwt. (Foto : Humas KAI Daop 5 Pwt).

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As'ad Habibuddin, Kamis (3/9/2026), mengatakan pertumbuhan tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan pelaku usaha terhadap layanan logistik berbasis kereta api.

Menurutnya, kereta api memiliki sejumlah keunggulan sebagai moda angkutan barang, di antaranya mampu mengangkut dalam jumlah besar, memiliki tingkat keselamatan yang tinggi, didukung petugas tersertifikasi, serta memiliki ketepatan waktu yang terjaga.

"Angkutan barang melalui kereta api terus menjadi pilihan berbagai pelaku usaha karena mampu menghadirkan layanan logistik yang aman, efisien, dan andal.

Pertumbuhan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh pelanggan," ujar As'ad.

Keandalan layanan juga tercermin dari kinerja operasional kereta api barang. Hingga Agustus 2026, tingkat ketepatan waktu atau On Time Performance (OTP) keberangkatan dan kedatangan kereta api barang di wilayah Daop 5 Purwokerto mencapai rata-rata 99 persen.

As'ad menegaskan, KAI Daop 5 Purwokerto terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga pertumbuhan sekaligus meningkatkan keandalan layanan angkutan barang. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan aspek keselamatan perjalanan, menjaga kelancaran operasional, serta meningkatkan keandalan sarana dan prasarana pendukung.

"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan angkutan barang melalui penguatan operasional, peningkatan keandalan layanan, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Dengan demikian, distribusi logistik nasional dapat berjalan semakin aman, lancar, dan berkelanjutan," pungkas As'ad.

Berita terkait

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Sleman-Spektroom : Rivalitas antar pendukung sepak bola di Yogyakarta diharapkan tetap berada dalam koridor sportivitas. Menjelang kompetisi BRI Super League 2026/2027, Polda DIY bersama pemerintah daerah, manajemen klub, dan kelompok suporter menyepakati komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan kondusivitas. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama yang difasilitasi Polda DIY

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Jakarta-Spektroom: Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mendorong pemerintah pusat dan Komisi II DPR RI untuk segera menyelesaikan penataan aset perkebunan pala di Kepulauan Banda serta melakukan rekonstruksi ulang tata batas Taman Nasional Manusela. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Komisi II, Senayan, Jakarta,

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Jakarta – Spektroom :  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan pembangunan Bendungan Pelosika di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), sebagai bagian dari target pembangunan infrastruktur baru bidang Sumber Daya Air tahun 2025–2029. Bendungan Pelosika diproyeksikan menjadi bendungan terbesar ketiga di Indonesia setelah Bendungan Jatiluhur dan Jatigede, sekaligus menjadi bendungan terbesar di Sultra.

Nurana Diah Dhayanti