Apel Perpisahan Kakankemenag Sawahlunto: Dr. H. Dedi Wandra Tekankan Loyalitas dan Kebersamaan ASN

Apel Perpisahan Kakankemenag Sawahlunto: Dr. H. Dedi Wandra Tekankan Loyalitas dan Kebersamaan ASN
Foto dokumen Kemenag Sawahlunto

Sawahlunto-Spektroom : Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Sawahlunto, Dr. H. Dedi Wandra, M.A., memimpin apel pagi yang dirangkai dengan penyampaian pesan perpisahan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), Selasa (28/4). Momen tersebut berlangsung khidmat dan penuh haru, menandai berakhirnya masa tugasnya di kota warisan dunia itu.

Dalam arahannya, Dedi Wandra menegaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari dinamika yang tidak terpisahkan dalam kehidupan ASN. Ia menyebut perpindahan tugas sebagai “sunnatullah” yang harus diterima dengan sikap terbuka, loyal, dan penuh tanggung jawab.

“Setiap keputusan pimpinan harus kita sikapi dengan prinsip sami’na wa atho’na—kami dengar dan kami taati. Loyalitas dan kesiapan menjalankan amanah adalah kunci dalam pengabdian sebagai ASN,” tegasnya di hadapan peserta apel.

Secara pribadi, ia mengaku berat meninggalkan Sawahlunto yang selama ini menjadi tempat pengabdian sekaligus ruang kebersamaan yang penuh makna. Berbagai program, kegiatan, serta interaksi dengan jajaran Kemenag setempat telah membangun ikatan emosional yang kuat.

“Tidak mudah rasanya meninggalkan Sawahlunto, karena begitu banyak kegiatan yang menautkan hati kita. Di sini kita tumbuh bersama, saling menguatkan dalam setiap tugas,” ungkapnya.

Meski telah menyampaikan perpisahan, Dedi Wandra memastikan dirinya masih berada di Sawahlunto hingga Kamis mendatang untuk menuntaskan sejumlah tugas administratif, termasuk penyelesaian laporan kinerja triwulan. Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran agar mempersiapkan penyambutan pimpinan baru yang dijadwalkan mulai bertugas pada awal pekan depan.

Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa capaian kinerja Kemenag Sawahlunto selama ini bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari sinergi dan kolaborasi seluruh ASN.

“Kami bukan orang hebat, tapi merasa hebat karena bapak ibu semua. Kita saling melengkapi dan menyempurnakan, sehingga berbagai program dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Dedi Wandra mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas, serta memperkuat komitmen pelayanan kepada masyarakat. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan selama memimpin.

“Jika selama ini ada kata atau kebijakan yang kurang berkenan, saya mohon maaf. Semoga silaturahmi dan kebersamaan yang telah kita bangun tetap terjaga selamanya,” tutupnya.

Apel perpisahan tersebut menjadi penanda transisi kepemimpinan di lingkungan Kementerian Agama Kota Sawahlunto, sekaligus momentum refleksi atas pentingnya loyalitas, kebersamaan, dan kesinambungan kinerja dalam birokrasi pemerintahan.

Diketahui Dr. H. Dedi Wandra, M.A dimutasikan ke Kabupaten Solok menggantikan Dr. H. Zulkifli, S.Ag, MM yang dimutasi ke Sawahlunto. (Ris1)

Berita terkait