Apresiasi Seorang Menteri Berikan Rompi Kepada Warga Penjaga Jembatan Enang- Enang
Jakarta - Spektroom : Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo sematkan Rompi Kuning, yang merupakan bentuk apresias kepada Warga penjaga konektivitas di Jembatan Enang-Enang di Kabupaten Bener Meriah. Hal tersebut di lakukan Menteri PU Dody Hanggodo ketika meninjau langsung Jembatan Enang-Enang di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Rabu (8/7/).
Apresiasi tersebut diberikan kepada tokoh masyarakat bernama Syahrial, yang menginisiasi perbaikan sementara jembatan secara swadaya bersama warga.
Sebagai bentuk penghormatan atas kepedulian tersebut, Menteri Dody secara simbolis menyematkan rompi dan topi Kementerian PU kepada Syahrial.
Menteri Dody mengatakan, langkah masyarakat menjaga akses penghubung tersebut merupakan wujud nyata semangat gotong royong yang patut diapresiasi. Menurut Menteri Dody, kepedulian masyarakat telah membantu menjaga konektivitas di Bener Meriah sehingga aktivitas warga tetap dapat berlangsung.
"Pertama saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Syahrial. Kita dari pemerintah pusat sudah dibantu, karena Pak Syahrial bersama masyarakat bergotong royong memperbaikinya, tugas kami adalah memberikan dukungan maksimal agar apa yang telah dikerjakan masyarakat tidak menjadi sia-sia, tetapi tetap bisa dimanfaatkan secara terbatas dengan tetap mengutamakan keselamatan,"kata Menteri Dody melalui berita tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat pagi (10/7/2026)

Menteri Dody menegaskan, pemerintah akan melanjutkan penguatan struktur jembatan agar lebih aman. Perkuatan sementara yang telah dilakukan akan ditingkatkan, disertai pemantauan rutin terhadap kondisi jembatan mengingat masih terdapat potensi bahaya akibat arus sungai dan kondisi tanah di sekitar lokasi yang labil.
"Saya sudah meminta Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh, Direktur Jembatan, serta tim teknis untuk memperkuat struktur di bawah jembatan. Selama proses itu berlangsung, jembatan akan terus diawasi. Jika sewaktu-waktu dinilai membahayakan masyarakat, penggunaan akan dihentikan sementara sampai kondisi benar-benar aman,"ujar Menteri Dody.
Kehadiran Menteri tidak hanya untuk memastikan penanganan infrastruktur berjalan baik, tetapi juga melihat langsung aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada kelancaran akses jalan.
Syahrial menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian yang diberikan pemerintah. Menurutnya, penyematan rompi dan topi Kementerian PU menjadi penghargaan yang sangat berarti bagi seluruh masyarakat yang selama ini bergotong royong menjaga akses penghubung tersebut.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri PU yang telah datang langsung melihat kondisi di lapangan. Kami tidak pernah menyangka akan mendapat perhatian dan apresiasi seperti ini." ujar Syahrial.
Kementerian PU memastikan penanganan permanen Jembatan Enang-Enang akan dipercepat. Sementara itu, selama masa transisi, jembatan tetap difungsikan secara terbatas dengan pengawasan ketat serta pembatasan jenis kendaraan demi menjamin keselamatan pengguna jalan.