Trending

Alumni DIII Kardiovasculer, Universitas Megarezky Makassar Jadi pembicara di ISICAM 2025

Reporter: M. Yahya Patta

Alumni DIII Kardiovasculer, Universitas Megarezky Makassar Jadi pembicara di ISICAM 2025

Spektroom - Apriyani Bawan, A.Md.Kes., SKM, salah seorang alumni Program DIII Kardiovaskuler Universitas Megarezky, tampil sebagai pembicara pada acara Isicam 2025 yang digelar 8 November 2025 di Jakarta. Dalam kesempatan bergengsi tersebut Apriyani mempresentasikan kasus klinis (case presentation) dan hadir mewakili institusi tempatnya bekerja, menunjukkan kompetensi profesional yang tinggi dan kemampuan bersaing di tingkat nasional/internasional.

Kehadiran Apriyani di ISICAM 2025 menjadi kebanggaan tersendiri bagi Universitas Megarezky. Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Makassar, Universitas Megarezky terus menunjukkan kapasitasnya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga mampu tampil dan berbagi pengetahuan dalam forum-forum ilmiah bergengsi.

“Saya bangga bisa mewakili tempat kerja dan juga almamater saya pada acara sebesar ISICAM. Pengalaman belajar di Program DIII Kardiovaskuler Universitas Megarezky Makassar memberikan dasar yang kuat bagi saya untuk mengembangkan praktik klinis dan kemampuan presentasi ilmiah,” ujar Apriyani usai sesi presentasinya.

Rektor Universitas Megarezky Makasar Prof. Dr. H. Anwar Ramli SE., M.Si menyampaikan apresiasi atas pencapaian Apriyani: “Partisipasi Apriyani sebagai pembicara di ISICAM 2025 adalah bukti nyata bahwa Universitas Megarezky mampu melahirkan alumni berkualitas yang siap bersaing di dunia kerja dan di kancah ilmiah. Kami mengapresiasi dedikasi alumni dan berharap prestasi ini menginspirasi civitas akademika lainnya.”

Presentasi kasus yang dibawakan Apriyani mendapat atensi dari peserta dan praktisi lain yang hadir, sekaligus membuka peluang kolaborasi profesional dan pertukaran ilmu antara institusi tempat ia bekerja dengan jaringan yang hadir pada konferensi.

Kegiatan ini juga dipandang sebagai momentum promosi akademik bagi Program DIII Kardiovaskuler Universitas Megarezky — menegaskan peran lembaga pendidikan tinggi swasta di Makassar dalam menghasilkan tenaga kesehatan yang profesional, adaptif, dan kompetitif.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai partisipasi Apriyani Bawan di ISICAM 2025 atau profil alumni Program DIII Kardiovaskuler Universitas Megarezky, pihak universitas siap memberikan keterangan pers dan dokumentasi acara.


Berita terkait

Sikendali Ambon: Pemkot Bidik Ancaman Inflasi dari Jalur Pasokan

Sikendali Ambon: Pemkot Bidik Ancaman Inflasi dari Jalur Pasokan

Ambon-Spektroom : Pemerintah Kota Ambon mulai menyiapkan strategi baru untuk mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok. Melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Pemkot memperkenalkan SIKENDALI AMBON, sebuah sistem berbasis data yang dirancang mendeteksi risiko inflasi sebelum berdampak pada masyarakat. Konsep yang merupakan singkatan dari Sinergitas Kendali Inflasi dan Neraca Logistik Ambon

Eva Moenandar, Julianto
Pemkab Bogor Berkomitmen Akan Memberikan Penghargaan Kepada Atlet Yang Berhasil Meraih Prestasi

Pemkab Bogor Berkomitmen Akan Memberikan Penghargaan Kepada Atlet Yang Berhasil Meraih Prestasi

Bogor-Spektroom : Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memberikan penghargaan kepada atlet yang berhasil meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah. Bentuk apresiasi tersebut salah satunya melalui pemberian uang pembinaan sebagai penghargaan atas perjuangan dan dedikasi para atlet. Hal tersebut disampaikan Rudy saat mengukuhkan dan melepas 946

Asmari, Julianto
Enam Desa di Kecamatan Pasilambena, Hanya Dilayani dua Bhabinkamtibmas

Enam Desa di Kecamatan Pasilambena, Hanya Dilayani dua Bhabinkamtibmas

Kep. Selayar-Spektroom : Keterbatasan personel Bhabinkamtibmas menjadi tantangan tersendiri dalam mengoptimalkan pelayanan kepolisian di wilayah kepulauan Kecamatan Pasilambena, Kabupaten Kepulauan Selayar. Saat ini, enam desa dengan luas wilayah 114,50 kilometer persegi dan jumlah penduduk 7.008 jiwa hanya dilayani dua personel Bhabinkamtibmas yang masing-masing membawahi tiga desa. Kondisi

Yahya Patta, Julianto