Arsitektur Menarik Sekolah Rakyat Cirebon, Punya Gapura Berpadu Budaya Lokal

Arsitektur Menarik Sekolah Rakyat Cirebon, Punya Gapura Berpadu Budaya Lokal
Gapura Sekolah Rakyat di Cirebon dengan arsitektur budaya lokal

Cirebon – Spektroom :  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengaplikasikan arsitektur budaya lokal pada pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Cirebon. Melalui desain gapura yang menonjolkan ikon khas Kesultanan Cirebon, Kementerian PU ingin bangunan SR tetap merepresentasikan identitas budaya daerah, meski dibangun  dengan fasilitas pendidikan berstandar internasional.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, seluruh SR yang dibangun memiliki standar internasional sebagai bentuk komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memuliakan anak-anak dari keluarga prasejahtera.

"Semua Sekolah Rakyat yang dibangun oleh Bapak Presiden standarnya adalah sekolah internasional. Beliau ingin memuliakan adik-adik kita dari keluarga prasejahtera dengan menyediakan sekolah yang megah dan berkualitas. Mereka tidak hanya mendapatkan pendidikan, tetapi juga asrama, makan, seragam, sepatu, hingga laptop. Harapannya adalah memutus rantai kemiskinan ekstrem dan menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045," kata Menteri Dody.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Barat Tomi Hendratno mengatakan, identitas budaya Kesultanan Cirebon diaplikasikan pada desain kawasan SR.

"Desain Sekolah Rakyat Cirebon identik dengan budaya Kesultanan Cirebon. Kami mengadopsi desain gapura Candi Bentar yang kemudian diaplikasikan pada gerbang utama Sekolah Rakyat. Ini merupakan ikon arsitektur di Cirebon dan ciri khas budaya lokal karena hampir seluruh kantor pemerintahan di Cirebon juga menggunakan konsep gerbang seperti itu," jelas Tomi di Cirebon, Rabu  (1/7/2026)

Di samping itu, SR Cirebon juga didesain untuk penataan ruang yang efisien. Seluruh fungsi bangunan tetap terpenuhi meskipun dibangun pada lahan yang relatif lebih terbatas.

“Keunggulan Sekolah Rakyat Cirebon ini adalah desainnya yang sangat compact dengan memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal. Tidak ada gedung maupun fasilitas yang dikurangi, sehingga seluruh kebutuhan ruang tetap terpenuhi melalui penataan layout yang dimaksimalkan," ujar Tomi.

Senior Vice President Marketing PT Brantas Abipraya (Persero) Syafriandy menambahkan, guna memastikan pekerjaan selesai sesuai target, pihak kontraktor pelaksana terus melakukan berbagai strategi percepatan.

"Pertama kami pastikan seluruh material sudah tersedia di lokasi proyek sehingga bisa lebih efisien waktu. Strategi berikutnya, kami melakukan penambahan tenaga kerja termasuk dari anggota TNI, serta menerapkan shift malam agar penyelesaian Sekolah Rakyat Cirebon dapat tercapai sesuai rentang waktu yang telah ditentukan," ujar Syafriandy.

Syafriandy juga menegaskan bahwa percepatan pekerjaan tidak mengurangi komitmen terhadap kualitas konstruksi. “Meskipun percepatan terus didorong, kami tetap berkomitmen menjaga kualitas konstruksi. Salah satunya pada ruang asrama kami menggunakan dinding panel PVC, bukan hanya aci dan plester, sehingga mutu dan estetikanya lebih baik. Untuk bangunan yang menjadi prioritas sebelum tahun ajaran baru, kami menargetkan 5 gedung asrama selesai, 2 gedung sekolah selesai, dan bangunan pendukung lainnya sudah fungsional," tutup Syafriandy.

SR Cirebon berlokasi di Desa Kaliwadas, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon dan dibangun di atas lahan seluas 5,4 hektare dengan total luas bangunan mencapai 27.372 m2. Kompleks pendidikan ini dilengkapi gedung sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA, asrama putra dan putri, rumah susun guru, laboratorium, kantin, masjid, gedung serbaguna, lapangan olahraga, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya. Fasilitas lengkap ini dibangun sebagai wujud penyediaan lingkungan belajar yang berkualitas, nyaman, dan berkelanjutan bagi para siswa.

Berita terkait

Perayaan Maulid Nabi dan Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026 di Masjid Raya Al-Bakrie

Perayaan Maulid Nabi dan Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026 di Masjid Raya Al-Bakrie

Bandarlampung - Spektroom: Pembangunan Lampung tidak cukup hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, seperti jalan, jembatan, dan gedung. Menurutnya, pembangunan manusia, terutama pembentukan generasi yang memiliki iman dan akhlak, menjadi bagian penting dalam mewujudkan generasi emas. Hal itu disampaikan Gubernur Mirza pada Perayaan Maulid Nabi sekaligus penutupan Maulid Arbain Lampung 2026

Anggoro AP
MUI Kalsel Gelar Dialog Mitigasi Bencana Dengan Tema Agama dan Kerusakan Lingkungan di Banua

MUI Kalsel Gelar Dialog Mitigasi Bencana Dengan Tema Agama dan Kerusakan Lingkungan di Banua

Banjarmasin-Spektroom : Menghadirkan sejumlah narasumber yang mengerti permasalahan lingkungan, MUI Kalsel, Bidang Kerukunan Umat Beragama, menggelar dialog lingkungan di sebuah restoran, Sabtu, 26 September 2026. Tema yang diangkat, “Agama dan Kerusakan Lingkungan di Banua”, menghadirkan Raden Rafiq Sepdian (Ditektur Walhi Kalsel); Anang Suriani (Tokoh Adat Dayak Pitap); M. Syaripuddin (Anggota DPRD

Junaidi, Anggoro AP
Masjid Tak Sekadar Tempat Ibadah, Kemenag Perkuat Fungsi Sosial dan Ekonomi

Masjid Tak Sekadar Tempat Ibadah, Kemenag Perkuat Fungsi Sosial dan Ekonomi

Jakarta — Spektroom: Masjid diharapkan tidak berhenti sebagai ruang ibadah, tetapi tumbuh menjadi pusat pemberdayaan yang menyentuh langsung kehidupan jamaah. Fungsi itu mencakup penguatan ekonomi, kepedulian lingkungan, hingga penyediaan layanan yang ramah bagi anak, lansia, dan penyandang disabilitas. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Abu Rokhmad mengatakan, pemberdayaan rumah ibadah

Irvan Idris Saleh, Anggoro AP
ссс