Arus Balik Lebaran, Volume Penumpang Daop 6 Yogyakarta Masih Tembus 51.389 Orang

Arus Balik Lebaran, Volume Penumpang Daop 6 Yogyakarta Masih Tembus 51.389 Orang
Arus balik lebaran pada H+9 di stasiun Tugu Yogyakarta mencapai 50 ribu lebih penumpang.Senin (30/3/26). Foto: Fatmawati

Yogyakarta-Spektroom: Arus balik Lebaran 2026 di wilayah Daop 6 Yogyakarta masih menunjukkan angka yang tinggi. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta mencatat total penumpang kereta api jarak jauh, baik yang berangkat maupun datang, mencapai 51.389 orang.

Berdasarkan data sementara per Senin (30/3) pukul 10.00 WIB, tercatat sebanyak 28.274 penumpang berangkat dari wilayah Daop 6 Yogyakarta, sementara 23.115 penumpang datang. Angka tersebut masih bersifat dinamis seiring penjualan tiket yang berlangsung hingga tengah malam.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan bahwa tingginya volume penumpang dipengaruhi oleh hari pertama masuk kerja setelah libur panjang Lebaran yang disertai kebijakan work from anywhere (WFA) hingga 29 Maret.

“Hari ini merupakan hari pertama masyarakat kembali bekerja setelah hampir dua pekan libur Lebaran. Volume penumpang di Daop 6 masih cukup tinggi, tembus lebih dari 51 ribu, dibandingkan hari normal yang berkisar 30 ribu hingga 40 ribu penumpang,” ujarnya.

Feni menambahkan, hingga 31 Maret 2026, jumlah penumpang diperkirakan masih tinggi. Hal ini terlihat dari data penjualan tiket yang telah mencapai 20.734 tiket.

Selama masa Angkutan Lebaran yang berlangsung sejak 11 Maret hingga 1 April 2026, tingkat keterisian tempat duduk telah mencapai 547.628 atau 102 persen dari total kapasitas 532.830 tempat duduk.

Meski demikian, masih tersedia 11.151 tempat duduk yang dapat dipesan hingga akhir masa angkutan.

Adapun enam stasiun dengan volume keberangkatan penumpang terbanyak per Senin (30/3) pukul 10.00 WIB adalah: Stasiun Yogyakarta: 10.742 penumpang,
Stasiun Solo Balapan: 6.606 penumpang, Stasiun Lempuyangan: 3.350 penumpang, Stasiun Klaten: 2.525 penumpang, Stasiun Purwosari: 1.472 penumpang, Stasiun Wates: 805 penumpang.

Sementara itu, enam stasiun dengan volume kedatangan penumpang terbanyak adalah: Stasiun Yogyakarta: 10.024 penumpang,
Stasiun Lempuyangan: 4.756 penumpang, Stasiun Solo Balapan: 4.233 penumpang, Stasiun Purwosari: 1.290 penumpang, Stasiun Klaten: 716 penumpang,
Stasiun Wates: 460 penumpang.

KAI Daop 6 mengimbau masyarakat untuk segera memesan tiket arus balik agar tidak kehabisan, baik melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, maupun kanal penjualan resmi lainnya.

Penumpang juga dapat memanfaatkan fitur Connecting Train atau kereta persambungan sebagai alternatif perjalanan.
Selain itu, penumpang diingatkan untuk memastikan jadwal keberangkatan serta mengatur waktu perjalanan menuju stasiun agar tidak terburu-buru, sehingga perjalanan tetap aman dan nyaman. (Fatmawati)

Berita terkait

Pangdam XV/Pattimura Luncurkan Program Emas Hijau, Tanam Sejuta Pohon Sukun Perkuat Ketahanan Pangan

Pangdam XV/Pattimura Luncurkan Program Emas Hijau, Tanam Sejuta Pohon Sukun Perkuat Ketahanan Pangan

Ambon-Spektroom : Kodam XV/Pattimura kembali memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan melalui penanaman pohon sukun secara masif. Kegiatan Launching Penanaman Sejuta Pohon Sukun ini digelar di kawasan Bukit Paralayang, Ambon, pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan penanaman ini dilaksanakan serentak di jajaran Kodam XV/Pattimura. Acara

Eva Moenandar, Julianto
Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Jayapura-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM setempat membekali pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki kekerampilan mengusai teknologi digital untuk meningkatkan daya saing produk dalam dunia usaha. Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura Abdul Majid mengatakan peningkatan kesejahteraan

Anthonius Teniwut, Julianto
ссс