ASN Sleman Ikuti Sosialisasi Pencegahan Korupsi, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Bersih

ASN Sleman Ikuti Sosialisasi Pencegahan Korupsi, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Bersih
Kepala Bidang Penerangan dan Penyuluhan Hukum pada Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI, Aliansyah mensosialisasikan Pencegahan Tindak Pidana Korupsi Rabu (22/7/2026), Foto: Fatmawati

Sleman–Spektroom : Pemerintah Kabupaten Sleman terus memperkuat upaya pencegahan tindak pidana korupsi dengan menggelar Sosialisasi Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di Aula Kantor Sekretariat Daerah Sleman, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan tersebut diikuti aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sleman sebagai bagian dari penguatan integritas dan tata kelola pemerintahan yang bersih.

Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, Sekretaris Daerah Sleman Abu Bakar, serta jajaran ASN. Sosialisasi menghadirkan Kepala Bidang Penerangan dan Penyuluhan Hukum pada Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Aliansyah, sebagai narasumber. Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama peserta.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menegaskan bahwa pencegahan korupsi merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat.

Menurutnya, budaya anti korupsi harus terus ditanamkan di setiap lini birokrasi agar penyelenggaraan pemerintahan semakin transparan dan akuntabel.

"Sebagai aparatur pemerintah, kita harus menyadari bahwa setiap kebijakan dan keputusan yang kita ambil akan berdampak langsung terhadap masyarakat. Oleh karena itu, mari kita jadikan jabatan sebagai amanah, bukan sebagai kesempatan untuk mencari keuntungan pribadi," ujar Danang.

Ia menambahkan, praktik korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menghambat pembangunan dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Karena itu, langkah pencegahan harus dilakukan secara sistematis, terstruktur, dan berkelanjutan.

Menurut Danang, penguatan integritas aparatur, peningkatan sistem pengawasan, serta keterlibatan masyarakat dalam mengawasi jalannya pemerintahan menjadi faktor penting dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.

Melalui sosialisasi ini, Pemkab Sleman berharap seluruh ASN semakin memahami potensi pelanggaran hukum yang dapat terjadi dalam pelaksanaan tugas, sekaligus meningkatkan komitmen untuk menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, saya yakin kita dapat mewujudkan Kabupaten Sleman yang bersih dari korupsi, yang tata kelolanya semakin baik, serta mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," tutup Danang.

Berita terkait

RAJE Jember Bagikan 1000 Bendera Merah Putih di Sejumlah Titik, Ajak Warga Semarakkan HUT ke-81 RI

RAJE Jember Bagikan 1000 Bendera Merah Putih di Sejumlah Titik, Ajak Warga Semarakkan HUT ke-81 RI

Jember-Spektroom : Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terus digaungkan di Kabupaten Jember. Rumah Aspirasi Jember (RAJE) Jember membagikan 1000 Bendera Merah Putih kepada masyarakat di sejumlah titik kabupaten Jember, pada Minggu (16/08/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengajak masyarakat turut menyemarakkan bulan kemerdekaan

Budi Sucahyono, Julianto
Petugas Paskibraka Bagian Proses Pembentukan Karakter, Kedisiplinan Dan Semangat Nasionalisme

Petugas Paskibraka Bagian Proses Pembentukan Karakter, Kedisiplinan Dan Semangat Nasionalisme

Bogor-Spektroon: Bupati Bogor Rudy Susmanto mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bogor Tahun 2026. Diantara putra-putri terbaik yang terpilih, terdapat anggota yang berasal dari keluarga petani hingga seorang anggota yang telah kehilangan kedua orang tuanya sejak usia remaja. Kisah tersebut disampaikan Rudy saat pengukuhan Paskibraka Kabupaten Bogor Tahun 2026

Asmari, Anggoro AP