Asosiasi Damkar Kalbar Gandeng Dinsos Tangani Bencana
Pontianak - Spektroom : Upaya memperkuat perlindungan masyarakat terdampak bencana di Kalimantan Barat terus dilakukan melalui kolaborasi lintas lembaga. Salah satunya ditunjukkan lewat pertemuan Audiensi antara Asosiasi Pemadam Kebakaran (Damkar) Kalimantan Barat dan Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Barat yang berlangsung di Pontianak, Kamis (24/09/2026).

Pertemuan langkah awal membangun sinergi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, khususnya pelayanan dan bantuan bagi warga yang terdampak bencana maupun kondisi darurat lainnya.
Ketua Asosiasi Damkar Kalbar, Ronny Kasimin mengatakan organisasi yang dipimpinnya tidak hanya berfokus pada penanganan kebakaran, tetapi juga memiliki peran sosial dan kemanusiaan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Kolaborasi dengan Dinsos Kalbar penting untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada warga yang membutuhkan bantuan, terutama saat terjadi bencana. Audiensi dan silaturahmi ini dapat berlanjut ke depannya melalui kolaborasi kegiatan sosial kepada masyarakat.
Asosiasi Damkar Kalbar saat ini menaungi 45 anggota pemadam kebakaran yang tersebar di 14 kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.
Jaringan tersebut dinilai menjadi modal penting untuk mendukung berbagai program sosial maupun respons kebencanaan di daerah.
Kehadiran relawan dan petugas pemadam yang tersebar hingga tingkat kabupaten dan kota dapat mempercepat distribusi bantuan maupun penanganan awal saat masyarakat menghadapi situasi darurat.
Dinas Sosial Kalbar menyambut positif inisiatif yang dibangun Asosiasi Damkar Kalbar. Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kalbar, Syarif Mussadiq mengatakan kolaborasi antarlembaga menjadi salah 1 kunci dalam memperkuat pelayanan sosial kepada masyarakat.
Tantangan penanganan bencana dan persoalan sosial tidak dapat diselesaikan oleh 1 institusi saja. Keterlibatan berbagai elemen, termasuk organisasi kemanusiaan dan pemadam kebakaran, menjadi bagian penting dalam membangun sistem respons yang lebih efektif.
Komunikasi yang telah terbangun dapat berkembang menjadi program kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama kelompok rentan yang terdampak bencana.
Dinsos Kalbar dan Asosiasi Damkar Kalbar pun sepakat menjadikan pertemuan itu sebagai pijakan awal untuk memperkuat sinergi dalam kegiatan sosial, kemanusiaan, serta penanganan bencana di berbagai wilayah Kalimantan Barat.