Aspirasi Warga Membludak, Wali Kota Ambon Majukan Program Wajar Mulai Pekan Ini

Aspirasi Warga Membludak, Wali Kota Ambon Majukan Program Wajar Mulai Pekan Ini
Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena di wawancarai wartawan di Balai Kota Ambon, usai memimpin Apel Pagi di Balai Kota Ambon, Rabu (18/02/2026) foto Eva M.

Spektroom– Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, memastikan Program Wali Kota Jumpa Rakyat (WAJAR) tetap digelar setiap Jumat tanpa perubahan jadwal. Kepastian itu disampaikan di Balai Kota Ambon, Senin (18/2/2026), sekaligus menegaskan percepatan pelaksanaan program untuk menjawab tingginya aspirasi warga.

Menurut Wattimena, WAJAR adalah ruang tatap muka langsung antara pemerintah dan masyarakat untuk menyampaikan keluhan, usulan, hingga persoalan pelayanan publik. Awalnya program itu dijadwalkan kembali berjalan pada Maret 2026, namun dimajukan dan mulai dilaksanakan pekan ini.
Percepatan dilakukan karena banyak warga meminta agar forum tersebut segera dibuka. Pemerintah kota, kata dia, memilih merespons kebutuhan itu ketimbang menunggu jadwal semula.

Ia menegaskan, WAJAR bukan seremoni, melainkan instrumen kerja untuk memastikan laporan masyarakat tidak berhenti di meja birokrasi. Setiap aduan yang masuk akan dicatat dan diteruskan ke OPD terkait untuk ditindaklanjuti dengan tenggang waktu yang jelas.

Selain WAJAR, Pemkot Ambon juga menggerakkan Program “Keluar Bicara” di tingkat desa dan kelurahan. Melalui program ini, lurah, raja, dan kepala desa diminta aktif berdialog langsung dengan warga di wilayah masing-masing.
Menurut Wattimena, banyak persoalan sebenarnya bisa diselesaikan di tingkat bawah tanpa harus menunggu laporan sampai ke wali kota. Komunikasi yang terbuka di desa dan kelurahan dinilai menjadi kunci mempercepat penanganan masalah sebelum meluas.

Ia menekankan, sistem pemerintahan yang dibangun harus responsif dan hadir di tengah masyarakat. Dengan WAJAR setiap Jumat dan optimalisasi Keluar Bicara di tingkat akar rumput, Pemkot Ambon menargetkan penanganan aspirasi warga lebih cepat, tepat, dan transparan.
“Pemerintah tidak boleh jauh dari rakyat. Kita harus dengar langsung dan bergerak cepat,” tegasnya. (EM)

Berita terkait

Bupati Rembang, Harno Tekankan Pendidikan Karakter pada  Peringatan Hardiknas 2026

Bupati Rembang, Harno Tekankan Pendidikan Karakter pada Peringatan Hardiknas 2026

Rembang-Spektroom: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Alun-alun Rembang, Sabtu (2/5/2026). Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pejabat Pemkab, ribuan guru, serta peserta didik yang mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah. Bupati Rembang, Harno, dalam kesempatan

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas
Di tengah Dinamika Perubahan Global,  Transformasi Pendidikan Sebuah Keharusan

Di tengah Dinamika Perubahan Global, Transformasi Pendidikan Sebuah Keharusan

Lampung Selatan - Spektroom: Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) adalah organisasi profesi yang mewadahi ahli, praktisi, dan pemerhati evaluasi pendidikan di Indonesia untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui pengembangan teori dan praktik asesmen. HEPI kerap kali menyelenggarakan seminar nasional, konferensi ilmiah tahunan, dan workshop untuk memajukan kualitas evaluasi pendidikan. Kali ini

Anggoro AP