Di tengah Dinamika Perubahan Global, Transformasi Pendidikan Sebuah Keharusan

Di tengah Dinamika Perubahan Global,  Transformasi Pendidikan Sebuah Keharusan
Flyer UNISA Lampung

Lampung Selatan - Spektroom: Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) adalah organisasi profesi yang mewadahi ahli, praktisi, dan pemerhati evaluasi pendidikan di Indonesia untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui pengembangan teori dan praktik asesmen.

HEPI kerap kali menyelenggarakan seminar nasional, konferensi ilmiah tahunan, dan workshop untuk memajukan kualitas evaluasi pendidikan.

Kali ini giliran Universitas Islam An Nur (UNISA) Lampung menggelegar Seminar Hari Pendidikan Nasional dan Pengukuhan HEPI UKC Lampung Selatan dan Lampung Timur, bertempat di Kampus UIs An Nur Lampung di Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (2/5/2026).

Seminar Pendidikan Nasional yang mengangkat Tema Optimalisasi Peran Organisasi Profesi Pendidikan dalam Transformasi Asesmen dan Pembelajaran Berkelanjutan" menampilkan pembicara Guru Besar bidang penelitian dan evaluasi pendidikan di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung Profesor Undang Rasyidin M. Pd. serta Rektor UNISA Dr. H. Andi Warisno M. Pd.

Capture YouTube UNISA Lampung

Dalam Sambutannya Ketua Umum HEPI Pusat Prof. Dr. Bambang Suryadi mengatakan Tema yang diangkat pada seminar ini yaitu optimalisasi peran organisasi profesi pendidikan dalam transformasi assessment dan pembelajaran berkelanjutan, merupakan tema yang sangat relevan dan kontekstual.

Di tengah dinamika perubahan global, transformasi pendidikan tidak lagi menjadi pilihan tapi sebuah keharusan. Kita dihadapkan pada tuntutan untuk menghadirkan sistem pembelajaran yang tidak hanya efektif tetapi juga bermakna, adaptif, dan berkelanjutan.

"Dalam konteks tersebut, assessment memegang peran yang sangat strategis. Assessment bukan lagi sekedar alat ukur hasil belajar, tetapi menjadi bagian integral dari proses pembelajaran itu sendiri" terang Bambang Suryadi.

audio-thumbnail
Bambang Suryadi Hepi Pusat
0:00
/103.6245

Sejak kongres yang dilaksanakan pada tanggal 12 Februari 2026 di Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, lanjut Bambang Suryadi, HEPI telah bertransformasi menjadi Indonesian Society for Educational Evaluation yang kita singkat dengan (ISEE).

"Perubahan nama ini bukan sekedar perubahan simbolik, tetapi mencerminkan komitmen untuk memperkuat identitas profesional, memperluas jejaring global serta meningkatkan kontribusi terhadap pengembangan sistem evaluasi pendidikan baik di tingkat nasional maupun internasional" ujarnnya menjelaskan.

Sementara Guru Besar FKIP Unila Prof. Undang Rasyidin dalam paparannya menjelaskan HEPI adalah organisasi profesi yang mengkhususkan pada pengembangan di bidang evaluasi ya dan rumpunnya.

Jadi ada pengukuran, ada assessment, ada evaluasi dan organisasi profesi pendidikan ini berperan penting dalam meningkatkan mutu pendidikan, kompetensi guru dan perlindungan hukum.

"Kemudian peran utama organisasi profesi ini untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme. Penyelenggaraan seminar, workshop, dan pelatihan untuk memberi pengetahuan serta metode pengajaran guru, termasuk guru honorer serta kesejahteraan melalui organisasi dengan pemerintah" terang dia.

Prof. Undang Rasyidin juga menjelaskan dalam hal perlindungan hukum dan profesi ini, HEPI memberikan bantuan serta perlindungan hukum bagi pendidik yang mengalami masalah saat menjalankan tugas. Itu juga sebenarnya menjadi tugas dari profesi organisasi profesi.

Disamping itu, menjadi mitra pemerintah dalam memberikan masukan terkait kebijakan pendidikan, kurikulum, dan sarana prasarana, jaringan kolaborasi, memfasilitasi forum berbagi pengalaman sharing antar guru untuk mendorong inovasi pembelajaran.

"Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia sebagai wadah self professional development dan forum diskusi berfungsi untuk meningkatkan kompetensi guru dan evaluator dalam melakukan penilaian pendidikan yang bermutu" tandas dia.(@Ng)

Berita terkait

Warga Kapuas Hadapi Kemarau Panjang, Gubernur Agustiar Datang Membawa Bantuan dan Air Bersih

Warga Kapuas Hadapi Kemarau Panjang, Gubernur Agustiar Datang Membawa Bantuan dan Air Bersih

Palangka Raya–Spektroom : Ketika kemarau berlangsung panjang dan kebakaran lahan terus membayangi, kebutuhan warga bukan hanya soal menjaga lingkungan, tetapi juga memastikan kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi. Di tengah kondisi tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran datang langsung membawa bantuan bagi masyarakat Kabupaten Kapuas. Bantuan disalurkan di sejumlah titik di Kabupaten

Polin, Julianto
Jembatan Baru, Harapan Baru Warga Lipat Gunting di Pedalaman Ketapang

Jembatan Baru, Harapan Baru Warga Lipat Gunting di Pedalaman Ketapang

Ketapang-Spektroom: Bagi warga Dusun Lipat Gunting, Desa Suak Burung, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, sebuah jembatan bukan sekadar bangunan yang menghubungkan dua sisi wilayah. Jembatan Gantung Lipat Gunting kini menjadi penghubung aktivitas sehari-hari sekaligus membuka harapan baru bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan akses lebih mudah untuk menjalankan

Apolonius Welly, Rafles
Wawako Jeffry: Sawahlunto Punya Hektaran Lahan Nganggur Siap Jadi Kampus Raksasa Operator Excavator Bersertifikat!

Wawako Jeffry: Sawahlunto Punya Hektaran Lahan Nganggur Siap Jadi Kampus Raksasa Operator Excavator Bersertifikat!

Sawahlunto-Spektroom : Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah mendampingi Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierly meninjau Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Satpel PVP) Sawahlunto di Parambahan, Kecamatan Talawi, Sabtu (26/9/2026). Kunjungan tersebut fokus pada penguatan fasilitas pelatihan vokasi untuk menyiapkan tenaga kerja terampil dan bersertifikat yang siap bersaing di

Riswan Idris, Rafles
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad: Penguasaan Kelas dan Materi adalah Kunci dalam Mengajar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad: Penguasaan Kelas dan Materi adalah Kunci dalam Mengajar

Batam–Spektroom : Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mendorong guru Al-Qur’an terus meningkatkan kompetensi dan kreativitas dalam mengajar agar mampu mengikuti perkembangan zaman. Menurutnya, penguasaan kelas, pemahaman psikologi peserta didik, serta kemampuan memanfaatkan teknologi menjadi bagian penting dalam menciptakan pembelajaran yang menarik dan inklusif. Hal itu ditegaskan Amsakar ketika membuka

Desmawati, Rafles
ссс