Pemkab Kendal Perhatikan Kesejahteraan Guru PAUD dan Guru Non ASN

Pemkab Kendal Perhatikan Kesejahteraan Guru PAUD dan Guru Non ASN
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari pada acara peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei di SMP Negeri 4 Cepiring, Sabtu, (2 Mei 2026)(Foto:Sigit)

Kendal-Spektroom: Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari memimpin gelar upacara Hari Pendidikan Nasional 2 Mei di SMP Negeri 4 Cepiring, Sabtu, 2 Mei 2026.

Pada kesempatan itu bupati menyampaikam bahwa Pemerintah Kabupaten Kendal terus berupaya meningkatkan kesejahteraan guru non ASN, di antaranya guru Paud.

Selanjutnya Dyah mengatakann pada tahun 2025, Pemkab Kendal memberikan bantuan kesejahteraan guru Paud hanya tiga bulan. Namun di tahun 2026 diberikan bantuan tambahan kesejahteraan guru Paud selama 12 bulan, dengan besaran besar bantuan kesejahteraan Rp 225 ribu per bulan.

"Bantuan tambahan kesejahteraan guru Paud ini diberikan per tiga bulan sebesar Rp. 675 ribu," jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal, Ferdinando Rad Bonay mengatakan, pembelajaran di sekolah harus mengikuti perkembangan teknologi. Tujuannya untuk mengembangkan kemampuan siswa dengan memanfaatkan teknologi yang ada.

Hal ini sesuai dengan salah satu kebijakan pemerintah, yaitu digitalisasi dalam pembelajaran di sekolah. Pihaknya berharap, anak-anak di era AI ini sudah mulai terbiasa dengan pembelajaran menggunakan teknologi.

"Tiap sekolah diberikan bantuan smart board untuk memberikan pembelajaran yang lebih bervariasi. Anak-anak mampu beradaptasi, sehingga keinginan untuk tahun 2045 Indonesia Emas, menjadi negara terkuat ekonomi ke empat di dunia bisa terwujud," harapnya.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Kendal diramaikan dengan pentas seni drama tari yang dimainkan oleh anak-anak. Selain juga ada pameran hasil karya siswa, mulai dari alat-alat peraga sekolah, kerajinan dan makanan. (Fr)

Berita terkait

Warga Kapuas Hadapi Kemarau Panjang, Gubernur Agustiar Datang Membawa Bantuan dan Air Bersih

Warga Kapuas Hadapi Kemarau Panjang, Gubernur Agustiar Datang Membawa Bantuan dan Air Bersih

Palangka Raya–Spektroom : Ketika kemarau berlangsung panjang dan kebakaran lahan terus membayangi, kebutuhan warga bukan hanya soal menjaga lingkungan, tetapi juga memastikan kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi. Di tengah kondisi tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran datang langsung membawa bantuan bagi masyarakat Kabupaten Kapuas. Bantuan disalurkan di sejumlah titik di Kabupaten

Polin, Julianto
Jembatan Baru, Harapan Baru Warga Lipat Gunting di Pedalaman Ketapang

Jembatan Baru, Harapan Baru Warga Lipat Gunting di Pedalaman Ketapang

Ketapang-Spektroom: Bagi warga Dusun Lipat Gunting, Desa Suak Burung, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, sebuah jembatan bukan sekadar bangunan yang menghubungkan dua sisi wilayah. Jembatan Gantung Lipat Gunting kini menjadi penghubung aktivitas sehari-hari sekaligus membuka harapan baru bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan akses lebih mudah untuk menjalankan

Apolonius Welly, Rafles
Wawako Jeffry: Sawahlunto Punya Hektaran Lahan Nganggur Siap Jadi Kampus Raksasa Operator Excavator Bersertifikat!

Wawako Jeffry: Sawahlunto Punya Hektaran Lahan Nganggur Siap Jadi Kampus Raksasa Operator Excavator Bersertifikat!

Sawahlunto-Spektroom : Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah mendampingi Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierly meninjau Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Satpel PVP) Sawahlunto di Parambahan, Kecamatan Talawi, Sabtu (26/9/2026). Kunjungan tersebut fokus pada penguatan fasilitas pelatihan vokasi untuk menyiapkan tenaga kerja terampil dan bersertifikat yang siap bersaing di

Riswan Idris, Rafles
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad: Penguasaan Kelas dan Materi adalah Kunci dalam Mengajar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad: Penguasaan Kelas dan Materi adalah Kunci dalam Mengajar

Batam–Spektroom : Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mendorong guru Al-Qur’an terus meningkatkan kompetensi dan kreativitas dalam mengajar agar mampu mengikuti perkembangan zaman. Menurutnya, penguasaan kelas, pemahaman psikologi peserta didik, serta kemampuan memanfaatkan teknologi menjadi bagian penting dalam menciptakan pembelajaran yang menarik dan inklusif. Hal itu ditegaskan Amsakar ketika membuka

Desmawati, Rafles
ссс