Trending

Atasi Masalah Sampah, Bupati Landak Karolin Tinjau Lokasi TPA

Atasi Masalah Sampah, Bupati Landak Karolin Tinjau Lokasi TPA
Diskusi dan arahan Bupati Landak Karolin dengan pejabat teknisnya saat meninjau TPA Tebedak. (Foto: Sartiman)

Spektroom - Untuk mengatasi persoalan sampah, Pemerintah Kabupaten Landak berupaya mengoptimalkan pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berlokasi di Desa Tebedak, Kecamatan Ngabang.

Meski dirancang dengan sistem sanitary landfill, kendala kerusakan alat berat membuat operasional di lapangan saat ini masih melakukan sistem pembuangan terbuka (open dumping).

Bupati Landak Karolin Margret Natasa saat meninjau lokasi TPA tersebut mengungkapkan bahwa pembenahan sistem pengelolaan sampah menjadi prioritas jangka pendek.

Pemerintah Kabupaten Landak berencana melakukan koordinasi intensif dengan tim anggaran untuk mencari solusi pendanaan operasional dan perbaikan infrastruktur.

“Sebenarnya TPA ini harusnya menerapkan sanitary landfill. Namun, karena beberapa alat berat kita mengalami kerusakan, kondisi di lapangan terlihat seperti open dumping. Padahal, secara luasan lahan, lokasi ini masih sangat memungkinkan untuk penerapan sistem yang lebih ramah lingkungan,” ujar Karolin, Selasa (20/1/2026).

Selain persoalan teknis di lokasi pembuangan, Bupati Karolin menyoroti rendahnya optimalisasi retribusi sampah dari masyarakat.

Masih banyak warga yang belum memenuhi kewajiban pembayaran retribusi, yang berdampak pada keterbatasan biaya operasional pengelolaan sampah di tingkat kabupaten.

Tantangan lainnya adalah belum berjalannya budaya pemilahan sampah sejak dari lingkup rumah tangga.

Menurut Karolin, pemilahan sampah merupakan kunci agar limbah tidak sekadar menumpuk, tetapi dapat memberikan nilai tambah ekonomi.

“Ke depan, ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama untuk mulai memilah sampah. Jika dipilah, sampah ini bisa dimanfaatkan kembali, misalnya menjadi maggot untuk pakan ternak atau diolah menjadi briket bahan bakar,” tambahnya.

Sebagai langkah strategis, Pemerintah Kabupaten Landak sedang melakukan kajian mendalam bersama Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak.

Kerjasama ini diharapkan dapat menghasilkan solusi teknologi dan manajemen persampahan yang tepat guna bagi Kabupaten Landak.

Karolin menyatakan akan segera mengagendakan diskusi lanjutan dengan para akademisi dari Untan untuk mematangkan konsep pengelolaan sampah yang lebih bijaksana.

Selain dari sisi teknis, edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat akan diperkuat agar kesadaran mengelola sampah secara mandiri dapat meningkat.

“Kami berharap bisa menemukan solusi yang komprehensif. Selain perbaikan sistem di hilir TPA, sosialisasi kepada masyarakat untuk mengelola sampah dengan bijaksana sejak dari dulu adalah hal yang mutlak dilakukan,” pungkasnya.

Berita terkait

Beberapa Stasiun Televisi Luar Negeri akan Meliput Parade Surabaya Juang 2026

Beberapa Stasiun Televisi Luar Negeri akan Meliput Parade Surabaya Juang 2026

Surabaya-Spektroom : Parade Surabaya Juang 2026 tidak sekadar menghadirkan kembali suasana perjuangan mempertahankan kemerdekaan, tetapi juga menjadi upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat daya tarik wisata sejarah dan budaya. Tahun ini, Pemkot mengangkat kisah Soegiharto, pemain Persebaya era 1930-an yang turut terlibat dalam perjuangan melawan Sekutu. Sekretaris Dinas Kebudayaan,

Bian Pamungkas
Optimalkan Layanan Kesehatan, Bapenda Jember Bersama Puskesmas Jenggawah Evaluasi Capaian Home Care

Optimalkan Layanan Kesehatan, Bapenda Jember Bersama Puskesmas Jenggawah Evaluasi Capaian Home Care

Jember-Spektroom : Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jember terus memperkuat sinergi lintas sektor guna mendukung optimalisasi pelayanan dasar bagi masyarakat. Bapenda Kabupaten Jember bersama Puskesmas Jenggawah menggelar rapat evaluasi berkala, bertempat di kantor Puskesmas Jenggawah, kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat (30/10/2026). Rapat evaluasi digelar terkait pelaksanaan

Budi Sucahyono, Julianto
Minyak Jelantah Jadi Peluang Usaha, Empat Koperasi di Banyumas Jadi Percontohan

Minyak Jelantah Jadi Peluang Usaha, Empat Koperasi di Banyumas Jadi Percontohan

Banyumas-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Banyumas mendukung program percontohan (piloting) pengumpulan minyak jelantah melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program ini diharapkan mampu mengubah limbah rumah tangga dan usaha kuliner menjadi sumber ekonomi baru sekaligus mendukung pengembangan energi ramah lingkungan. Program kerja sama Kementerian Koperasi dengan PT Pertamina (Persero) tersebut

Bian Pamungkas