Trending

Awan Tebal, Gerhana Bulan Total di Ternate Hanya Teramati Sekitar Delapan Menit

Awan Tebal, Gerhana Bulan Total di Ternate Hanya Teramati Sekitar Delapan Menit
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Ternate Gede Eriksana Yasa bersama Tim saat observasi gerhana bulan total (Foto: Nanang/Spektroom)

Ternate-Spektroom : Observasi Gerhana bulan total yang dilakukan di Ternate oleh BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Ternate bersama IAIN Ternate juga MUI Kota Ternate berlangsung di Pelataran Masjid Agung Al-Munawwar berlangsung lancar, Selasa malam (3/3/2026). Sepanjang pemantauan yang dilakukan Gerhana bulan total pada awalnya sempat terpantau tetapi kemudian tertutup awan tebal dan tidak terlihat.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Ternate Gede Eriksana Yasa mengatakan, observasi gerhana bulan total ini dilakukan di pelataran Masjid Agung Al-Munawwar sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat agar masyarakat bisa melihat langsung peralatan yang digunakan untuk observasi gerhana bulan.

Menurutnya untuk fase Gerhana bulan Total dimulai pukul 20.03.56 WIT. Puncak gerhana terjadi pada pukul 20.33.39 WIT dan berakhir (U3) pada pukul 21.03.23 WIT.

"Secara teori durasi Gerhana Bulan Total berlangsung sekitar satu jam hingga memasuki fase akhir. Akan tetapi karena kondisi cuaca berawan membuat puncak gerhana tidak terlihat, di Ternate hanya terlihat sekitar delapan menit lebih pada awal mulai gerhana," ujar Eriksana.

Meskipun durasi gerhana bulan hanya terlihat 8 menit lebih, namun masyarakat tetap antusias dengan tetap bertahan di lokasi pengamatan untuk menyaksikan fenomena gerhana bulan total tersebut.

Tim Stasiun Geofisika Ternate meskipun tidak terlihat hingga akhir fase Gerhana Penumbra, namun tetap bertahan hingga pukul 23.24.35 WIT.

Berita terkait

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP
Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles