Babinsa Koramil 09/Salimpaung Tanah Datar Tanamkan Nasionalisme dan Disiplin kepada Santri Baru Ponpes Al Hidayah
Tanah Datar- Spektroom : Semangat membentuk generasi muda yang religius sekaligus memiliki jiwa kebangsaan ditunjukkan Babinsa Koramil 09/Salimpaung, Kodim 0307/Tanah Datar, melalui kegiatan pembekalan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada santri baru Pondok Pesantren Al Hidayah.
Kegiatan yang menjadi bagian dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Al Hidayah, Nagari Sumanik, Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanah Datar, Minggu (19/7/2026). Materi disampaikan langsung oleh Serka Daryanto dan Serka Eko Suryono, diikuti santri baru jenjang SMP dan SMA dengan penuh antusias.
Sejak awal kegiatan, suasana tampak hangat. Para santri yang baru memasuki lingkungan pesantren tidak hanya diperkenalkan dengan kehidupan asrama dan budaya belajar, tetapi juga dibekali nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi membangun karakter.
Babinsa menyampaikan bahwa pendidikan karakter merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan. Menurut mereka, santri sebagai generasi penerus bangsa perlu memiliki keseimbangan antara penguasaan ilmu agama, ilmu pengetahuan, serta kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam materi Wawasan Kebangsaan, para santri diajak memahami pentingnya menjaga persatuan, menghormati keberagaman, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air sebagai bagian dari pengamalan nilai-nilai Pancasila. Mereka juga diingatkan untuk senantiasa menghormati guru dan orang tua sebagai fondasi pembentukan akhlak mulia.
Selain itu, Babinsa memberikan edukasi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, seperti penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying), serta pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan. Para santri diajak membangun lingkungan pesantren yang aman, saling menghargai, dan penuh kepedulian.
Sebagai pelengkap pembinaan karakter, para peserta mengikuti latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB). Melalui latihan tersebut, santri dilatih membangun kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab, ketegasan, serta jiwa kepemimpinan. Nilai-nilai tersebut dinilai penting sebagai bekal dalam kehidupan di pesantren maupun saat mereka terjun ke tengah masyarakat.
Serka Daryanto mengatakan, pembinaan karakter sejak usia sekolah merupakan investasi penting dalam menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas.
"Kami berharap para santri tidak hanya unggul dalam ilmu agama dan akademik, tetapi juga memiliki karakter yang disiplin, berakhlak mulia, serta cinta kepada bangsa dan negara," ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara TNI dan lembaga pendidikan menjadi bagian dari upaya memperkuat karakter generasi muda di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang membawa berbagai tantangan sosial.
Sementara itu, pihak Pondok Pesantren Al Hidayah menyampaikan apresiasi atas kehadiran Babinsa Koramil 09/Salimpaung yang telah memberikan motivasi sekaligus pembekalan kepada para santri baru.
Pihak pesantren menilai materi Wawasan Kebangsaan dan PBB sangat relevan untuk membangun mental, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab sejak awal para santri menjalani pendidikan di lingkungan pesantren.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh semangat, dan mendapat respons positif dari seluruh peserta. Melalui kolaborasi antara TNI dan lembaga pendidikan, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya kuat dalam nilai-nilai keagamaan, tetapi juga memiliki integritas, nasionalisme, disiplin, serta kesiapan menjadi pemimpin bangsa di masa depan. (Ris1)