Bagian Kesra Pemkab Jember Sosialisasi Layanan BPJS dan UHC
Jember – Spektroom: Kegiatan Bunga Desaku Mini yang digelar di Balai Desa Jatiroto, Kecamatan Sumberbaru, kabupaten Jember, Jawa Timur pada Sabtu, (13/06//2026), menjadi sarana bagi masyarakat untuk memperoleh informasi secara langsjung terkait berbagai program Pemerintah Kabupaten Jember.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan DPRD Provinsi Jawa Timur, RSD dr. Soebandi Jember, RSD Balung, Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Camat Sumberbaru, Kepala Desa Jatiroto, serta Bagian Kesejahteraan Rakyat (Bagkesra) Kabupaten Jember.
Pada sesi dialog, pertanyaan pertama yang disampaikan warga berkaitan dengan program insentif Ketua Kelompok Pengajian. Masyarakat ingin mengetahui perkembangan program tersebut dan tahapan yang sedang dilakukan pemerintah sebelum bantuan dapat disalurkan.
Menanggapi hal tersebut, Wahida Briliansyah, dari Bagkesra Kabupaten Jember, menjelaskan bahwa saat ini pemerintah masih melakukan proses validasi dan penyempurnaan data calon penerima manfaat.
“Seluruh data yang masuk sedang kami cocokkan dan verifikasi kembali agar nantinya penyaluran insentif dapat dilakukan secara tepat sasaran serta sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan,” Jelas Wahida.
Dirinya juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember telah menyiapkan mekanisme yang lebih mudah bagi para penerima manfaat.
Melalui kerja sama dengan Bank Jatim, proses pembukaan rekening akan dilakukan langsung di desa sehingga masyarakat tidak perlu datang ke kantor bank yang w jauh dari tempat tinggal mereka.
Pada sesi berikutnya, warga menanyakan apakah terdapat perbedaan pelayanan bagi pasien yang menggunakan BPJS Kesehatan maupun program Universal Health Coverage (UHC) saat berobat ke puskesmas atau rumah sakit.
Menjawab pertanyaan tersebut, dr. Faishal Akbar dari RSD dr. Soebandi Jember menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir karena pelayanan kesehatan diberikan berdasarkan kebutuhan medis pasien, bukan berdasarkan program pembiayaan yang digunakan.
“Baik masyarakat yang menggunakan BPJS maupun UHC tetap mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar yang berlaku. Tenaga kesehatan akan memberikan pelayanan berdasarkan kondisi pasien dan kebutuhan penanganannya, bukan melihat jenis jaminan kesehatan yang digunakan,” jelas Faishal Akbar.
Faishal menambahkan bahwa program UHC hadir untuk memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat sehingga warga yang membutuhkan layanan medis dapat memperoleh penanganan tanpa rasa khawatir.Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama kegiatan berlangsung.
Berbagai isu yang dibahas menunjukkan tingginya perhatian warga terhadap program kesehatan dan kesejahteraan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Jember.
Melalui Bunga Desaku Mini, Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya menghadirkan pelayanan yang dekat dengan masyarakat sekaligus membangun komunikasi dua arah agar setiap program dapat dipahami dan dimanfaatkan secara optimal oleh warga hingga tingkat desa. (budi s).