Pemerintah Kota Sawahlunto Tertibkan Kabel Utilitas, Wujudkan Kota Warisan Dunia yang Lebih Estetik dan Aman
Sawahlunto–Sektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto kembali melanjutkan penertiban kabel utilitas di Kecamatan Barangin, Selasa (4/8/2026), sebagai bagian dari tahap kedua program penataan infrastruktur perkotaan.
Langkah tersebut dilakukan untuk mewujudkan kawasan kota yang lebih tertata, aman, nyaman, serta memiliki nilai estetika yang mendukung citra Sawahlunto sebagai kota wisata dan kota warisan dunia.
Kegiatan penertiban dipimpin Asisten III Sekretariat Daerah Kota Sawahlunto, Jhon Hendri, dan dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Adrius Putra, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Camat Barangin, Sekretaris Dinas Satpol PP dan Damkar, perwakilan PLN, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Asisten III Setdako Sawahlunto, Jhon Hendri, menegaskan penataan kabel utilitas merupakan program prioritas yang mendapat perhatian langsung dari Wali Kota Sawahlunto. Menurutnya, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada sinergi seluruh instansi dan pengelola jaringan utilitas.
"Penertiban kabel utilitas ini merupakan tahap kedua yang mendapat dukungan penuh dari Wali Kota. Karena itu, seluruh pihak perlu memiliki persepsi dan semangat yang sama agar penataan dapat berjalan optimal," ujarnya.
Ia menjelaskan, kabel utilitas yang tertata tidak hanya memperindah wajah kota, tetapi juga meningkatkan aspek keselamatan, kenyamanan masyarakat, dan kualitas ruang publik. Oleh sebab itu, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar program penataan dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Sawahlunto, Adrius Putra, mengatakan penataan kabel utilitas merupakan implementasi dari visi pembangunan Sawahlunto sebagai kota wisata yang Estetik, Futuristik, Hidup, dan Menghidupi.
Menurutnya, pemerintah tidak hanya berhenti pada penertiban di lapangan. Dalam waktu dekat, Pemkot akan membentuk tim kecil yang bertugas mengoordinasikan penataan jaringan utilitas secara berkelanjutan.
Selain itu, Dinas Komunikasi dan Informatika juga akan mengundang seluruh pemilik dan pengelola layanan telekomunikasi (provider) bersama para pemangku kepentingan untuk menyusun mekanisme penataan jaringan utilitas yang terintegrasi.
"Koordinasi dengan seluruh provider diperlukan agar penataan kabel dapat dilakukan secara terintegrasi, sehingga tidak menimbulkan pemasangan yang semrawut di masa mendatang," kata Adrius.
Program penataan kabel utilitas ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Sawahlunto dalam meningkatkan kualitas tata ruang perkotaan sekaligus memperkuat identitas kota sebagai destinasi wisata berkelas.
Dengan penataan jaringan utilitas yang lebih rapi, pemerintah berharap lingkungan perkotaan menjadi lebih bersih secara visual, mendukung keselamatan pengguna jalan, serta semakin memperkuat citra Sawahlunto sebagai kota warisan dunia yang terus berbenah menuju kawasan perkotaan modern tanpa meninggalkan nilai-nilai historis yang dimilikinya. (Ris1)