Bahas Relokasi Warga Terdampak, Wako Padang Panjang Terima Kunjungan Stafsus Kementerian PKP

Bahas Relokasi Warga Terdampak, Wako Padang Panjang Terima Kunjungan Stafsus Kementerian PKP
(Foto: Kominfo Padang Panjang)

Spektroom - Pemerintah Kota Padang Panjang terus memperkuat koordinasi dalam upaya mempercepat pemulihan pascabencana banjir bandang dan longsor.

Wali Kota, Hendri Arnis menerima kunjungan Staf Khusus Bidang Perbankan dan Pembiayaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Dwidadi Sugito beserta rombongan, Kamis (4/12/2025) malam di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota.

Pertemuan tersebut menjadi bagian penting dalam pemantapan rencana relokasi dan kebutuhan hunian layak bagi warga terdampak. Berdasarkan data awal, rumah yang dinyatakan harus direlokasi berada di RT 20 Silba sebanyak 31 unit, Kelurahan Koto Panjang dua unit, serta delapan unit lainnya berlokasi di Koto Katik.

Dari total 10 unit rumah terdampak, sejumlah hunian telah mendapatkan bantuan pembangunan dari Ustaz Derry Sulaiman dan konten kreator Willie Salim. Sementara itu, sisanya kini tengah diusulkan Pemko Padang Panjang kepada Kementerian PKP untuk proses penanganan lebih lanjut.

Wako Hendri menekankan, dukungan dari Pemerintah Pusat menjadi kebutuhan mendesak agar warga terdampak segera memiliki hunian yang aman dan permanen.

“Kami berharap proses pemulihan bisa dipercepat. Dukungan Pemerintah Pusat sangat dibutuhkan agar warga segera mendapatkan kembali tempat tinggal yang layak,” ujar Hendri.

Ia juga mengapresiasi langkah cepat Kementerian PKP yang turun langsung melihat kondisi di lapangan dan memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan masyarakat.

Dwidadi Sugito menegaskan komitmen pihaknya untuk segera menindaklanjuti usulan Pemko Padang Panjang.
“Kami akan sampaikan langsung ke Pak Menteri. Prinsipnya, proses perbaikan dan pemulihan harus berjalan secepat mungkin,” ujarnya.

Dwidadi menyebutkan, tim Kementerian PKP akan melakukan verifikasi data agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan.

Kasatker PKP Sumbar, Riki Hidayat, juga menyampaikan kesiapan mereka dalam mendampingi proses teknis di lapangan serta memastikan relokasi berjalan sesuai standar.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota, Sonny Budaya Putra, Plt Kepala Dinas Perkim LH, Welda Yusar, serta rombongan dari Dinas Perkimtan Sumbar. Sinergi lintas lembaga ini diharapkan memperlancar proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Wako Hendri berharap kolaborasi antara Pemko Padang Panjang, Pemprov Sumbar, dan Kementerian PKP dapat menghasilkan langkah nyata bagi masyarakat.
“Semoga kerja bersama ini mempercepat pemulihan dan membuat Padang Panjang bangkit lebih kuat,” pungkasnya. (RRE/rifki)

Berita terkait

Seleksi Pimpinan BAZNAS Sawahlunto Masuk Tahap Wawancara, 10 Calon Diverifikasi BAZNAS RI

Seleksi Pimpinan BAZNAS Sawahlunto Masuk Tahap Wawancara, 10 Calon Diverifikasi BAZNAS RI

Sawahlunto-Spektroom : Seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Sawahlunto periode 2026–2031 memasuki tahap verifikasi faktual berupa wawancara. Sebanyak 10 calon mengikuti proses yang dilaksanakan BAZNAS Republik Indonesia di Kantor Pemerintah Kota Sawahlunto, Jumat (14/8/2026). Tahapan ini merupakan tindak lanjut surat Wali Kota Sawahlunto kepada BAZNAS

Riswan Idris, Julianto
Gelombang Tinggi 1,25 - 2,5 Meter dan Angin Kencang Masih Mengancam Sejumlah Perairan di Maluku Utara

Gelombang Tinggi 1,25 - 2,5 Meter dan Angin Kencang Masih Mengancam Sejumlah Perairan di Maluku Utara

Ternate-Spektroom : BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi pada sebagian besar perairan di Wilayah Maluku Utara mulai tanggal 13 - 16 Agustus 2026. Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate melalui Prakirawan Marini Zahrina Ismah Albaar dalam releasenya Kamis (13/8/2026)

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
ссс