Bakesbangpol Jember Ingatkan Mahasiswa Baru: Vape Tak Selalu Aman, Narkoba Bisa Menyamar

Bakesbangpol Jember Ingatkan Mahasiswa Baru: Vape Tak Selalu Aman, Narkoba Bisa Menyamar
Sekitar 100 mahasiswa baru Universitas Moch. Sroedji Jember dalam kegiatan PKKMB Tahun Akademik 2026–2027, Rabu (9/9/2026). (Foto: Diskominfo Jember)

Jember-Spektroom : Ancaman narkoba kini semakin menyasar generasi muda dengan modus yang kian beragam. Tak hanya berbentuk serbuk, pil atau tanaman, zat berbahaya dapat disamarkan dalam produk yang dekat dengan kehidupan anak muda, termasuk liquid vape ilegal.

Pesan tersebut disampaikan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember kepada sekitar 100 mahasiswa baru Universitas Moch. Sroedji Jember dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026–2027, pada Rabu (9/9/2026).

Universitas Moch. Sroedji Jember dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).

Melalui Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan, Bakesbangpol Jember menghadirkan Kepala Bidang Mega Wulandari, S.STP., M.M., bersama Desy Herawati untuk memberikan edukasi bertema “Menjadi Teladan Bangsa: Berbagi Ilmu, Membangun Kesadaran dan Berani Berbuat, Cerdas Tanpa Narkoba.”

Mega Wulandari yang juga Ketua P4GN Kabupaten Jember menegaskan bahwa mahasiswa sebagai bagian dari generasi muda harus memiliki kemampuan mengenali berbagai bentuk ancaman narkotika sejak dini. Menurut Mega, pemuda menjadi salah satu kelompok yang rentan karena menghadapi faktor psikologis seperti rasa penasaran, keinginan mengikuti tren, hingga tekanan teman sebaya. Kondisi tersebut dapat dimanfaatkan jaringan peredaran narkotika untuk menarik korban baru.

“Definisi keren jangan sampai salah. Keberanian bukan ditunjukkan dengan mencoba zat terlarang, tetapi dengan berani mengatakan tidak terhadap sesuatu yang membahayakan masa depan,” pesan Mega dalam pemaparannya.

Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah perkembangan modus penyalahgunaan narkotika melalui rokok elektronik. Produk dengan aroma manis dan tampilan menarik dapat menciptakan kesan seolah-olah aman bagi pengguna. Padahal, liquid vape ilegal berpotensi mengandung zat berbahaya dan narkotika. Mega menyampaikan temuan pengujian yang menunjukkan dari 546 sampel liquid vape ilegal untuk kepentingan penegakan hukum (pro justitia), sebanyak 517 sampel dinyatakan positif mengandung narkotika.

Berita terkait

Dirut LPP RRI: Transformasi Digital Harus Dibarengi Penguatan Konten dan SDM

Dirut LPP RRI: Transformasi Digital Harus Dibarengi Penguatan Konten dan SDM

Jakarta-Spektroom : Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Hendrasmo menegaskan pentingnya transformasi digital, penguatan konten, dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) untuk menghadapi perubahan industri media. Hal itu disampaikan Hendrasmo saat memberikan sambutan dalam acara Temu Kangen Pensiunan RRI di Auditorium Jusuf Ronodipuro, lantai 2 Gedung

Irvan Idris Saleh, Rafles
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Mendukung Penerapan Single Identity Number

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Mendukung Penerapan Single Identity Number

Semarang-Spektroom : Penerapan sistem Single Identity Number diharapkan membuat masyarakat tidak perlu berulang kali menyerahkan fotokopi KTP, ketika mengakses berbagai layanan publik. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung penuh penguatan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai Single Identity Number atau identitas tunggal.  Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, saat

Sigit Budi Riyanto, Rafles