Bawa Nama Ambon ke Panggung Nasional, Wali Kota Titip Karakter dan Prestasi Pramuka

Bawa Nama Ambon ke Panggung Nasional, Wali Kota Titip Karakter dan Prestasi Pramuka
Bodewin Wattimena saat melepas Kontingen Jambore Nasional XII Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Ambon di Ruang Rapat Vlissingen, Balai Kota Ambon, Selasa (4/8/2026). Foto: Eva. M

Ambon-Spektroom: Keberangkatan peserta Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Ambon menuju Jambore Nasional Pramuka XII menjadi momentum untuk membawa nama daerah ke tingkat nasional.
Wali Kota Ambon meminta para peserta tidak hanya hadir sebagai kontingen, tetapi mampu menunjukkan karakter, kedisiplinan dan prestasi sehingga Ambon dikenal melalui hal-hal positif.

Menurutnya, setiap kesempatan untuk memperkenalkan Kota Ambon melalui prestasi harus dimanfaatkan dengan baik. Jambore Nasional dinilai menjadi salah satu ruang bagi generasi muda Ambon menunjukkan kemampuan sekaligus membawa citra daerah.
“Kalau ada kesempatan untuk mempromosikan Ambon lewat prestasi, lewat hal-hal yang baik mesti dimanfaatkan semaksimal mungkin,” ujarnya.

Ia menekankan, ukuran keberhasilan peserta bukan hanya mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, tetapi juga bagaimana mereka mampu menunjukkan sikap dan karakter sebagai anggota Pramuka.

“Kualitas diri yang baik itu apa? Berkarakter yang baik, melakukan semua perintah dengan baik, melakukan semua pelatihan atau bimbingan yang diberikan dengan baik, dan kalau ada kemungkinan untuk berprestasi, berprestasilah bagi Kota Ambon,” tegasnya.

Wali Kota mengatakan, prestasi yang diraih para peserta akan memberikan dampak lebih luas. Bukan hanya menjadi kebanggaan peserta dan keluarga, tetapi juga ikut mengangkat nama Kota Ambon di mata masyarakat luas.
“Karena dampaknya adalah Ambon akan dikenal dalam sisi yang positif. Itu yang menjadi tugas dan tanggung jawab kita hari ini,” katanya.

Di tengah semangat keberangkatan, Wali Kota juga mengingatkan aspek kesehatan peserta. Para pembina dan pendamping diminta memberikan perhatian penuh terhadap kondisi fisik peserta selama mengikuti kegiatan.
Ia meminta peserta mendapatkan waktu istirahat yang cukup serta memastikan kebutuhan kesehatan mereka terpenuhi. Dinas Kesehatan Kota Ambon juga diminta memberikan pendampingan, termasuk dukungan vitamin bagi peserta.
“Kakak-kakak pembina, pendamping, tolong jaga anak-anak ini, adik-adik kita. Pastikan mereka beristirahat dengan baik, kesehatan mereka terjaga,” pesannya.

Menurutnya, menjaga kesehatan menjadi bagian penting agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan maksimal dan tidak kehilangan kesempatan untuk memberikan yang terbaik bagi Kota Ambon.
“Jangan sampai ada yang sakit,” tandasnya.

Prosesi pelepasan kemudian ditandai dengan penyerahan Pataka Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Ambon kepada Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Ambon, Angky Papilaya.
Pelepasan dilanjutkan dengan pemasangan jaket Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Ambon kepada dua peserta secara simbolis.

Kini, para peserta membawa satu pesan penting: Jambore bukan sekadar tentang berangkat dan berkegiatan, tetapi tentang bagaimana nama Ambon dibawa pulang dengan prestasi, karakter, dan kebanggaan.(EM)

Berita terkait

Lima Mahasiswa UMJ, Lima Gelar Juara: Ketika Keringat dan Perjuangan Berbuah Prestasi

Lima Mahasiswa UMJ, Lima Gelar Juara: Ketika Keringat dan Perjuangan Berbuah Prestasi

Jakarta-Spektroom : Gemuruh pertandingan di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada akhir Agustus lalu menjadi saksi perjuangan para atlet muda dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Di tengah persaingan karate yang mempertemukan atlet dari berbagai daerah, lima mahasiswa UMJ tampil gemilang. Mereka bukan sekadar ikut bertanding, tetapi pulang membawa lima gelar Juara

Irvan Idris Saleh, Julianto